Perada Minta Pemprov Banten Perhatikan Nasibnya

Perada Regional Banten Asep Bima meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan nasib mereka meski ekonomi Indonesia sedang merosot
Persatuan Pengamanan Dalam Indonesia (Perada) Asep Bima Saat bertemu Setda Provinsi Banten, Senin 2 November 2020 (Foto:Tagar/Jumri)

Serang - Ketua Persatuan Pengamanan Dalam Indonesia (Perada) Regional Banten Asep Bima meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan nasib mereka meski ekonomi Indonesia sedang merosot. Asep menyebut adanya pandemi virus corona atau Covid-19 bukan menjadi alasan bagi Pemprov Banten dalam melindungi kesejahteraan Perada.

Sebelum Covid-19 muncul, kami dari Perada masih bisa mencari sampingan di luar jam kerja dengan berjualan.

"Sebelum Covid-19 muncul, kami dari Perada masih bisa mencari sampingan di luar jam kerja dengan berjualan. Tapi saat ini, aktifitas kita juga terbatas, makanya kita minta Pemprov Banten harus bertindak tegas melindungi Perada."ucap Asep kepada tagar, Selasa 2 November 2020 sekira pukul 19.00 Wib.

Padahal kata Asep, Pemprov Banten baru saja mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Pusat, walaupun bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan sport center.

"Saya berharap pinjaman untuk pembangunan jalan dan sport center bisa digeser sedikit untuk para pekera pengamanan dalam Indonesia atau Perada," tutur Asep.

Selain itu, Asep juga meminta Pemprov Banten agar bisa membuat kebijakan yang berpihak kepada Perada dengan mengakui keberadaanya. Kata Asep, pengakuan tersebut tentunya lewat legalitas Surat Keputusan (SK-red) dari Gubernur Banten.

"Kemarin para guru honorer SMA dan SMK yang diakui keberadaanya lewat SK (Surat Keputusan-red) dari Pak Gubernur. Kami pun menginginkan pengakuan yang sama agar diakui keberadaanya lewat SK," terang Asep.

Menanggapi pernyataan tersebut, Setda Banten Almuktabar menyebut bahwa bantuan pinjaman yang telah diterima Pemprov Banten dari Pusat tentu digunakan sebagaimana mestinya, seperti penanggulangan masyarakat yang terkena dampak Pandemi dan pembangunan infrastruktur. Sementara itu, kata Setda, untuk pembangunan sport center sendiri, dia menyakini masyarakat bisa merasakan dampak ekonominya dengan cara berjualan di lokasi wisata baru yang telah dibuka.

"Kalau infrastruktur baik, maka ekonomi pun berjalan lancar. Sementara kalau sport center sudah jadi, tentu bisa membuka lapangan pekerjaan," ujar Setda.  [] Pen

Baca juga:

Berita terkait
Ketua PWNU Banten Kecam Pernyataan Presiden Prancis
Ketua PWNU Provinsi Banten KH.Buyamin mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina agama islam.
Kecelakaan Adu Banteng Motor di Bantul, Dua Tewas
Dua orang tewas dalam kecelakaan motor dan motor di Bantul, Yogyakarta. Dua orang lainnya mengalami luka berat. Kasus ditangani Polres Bantul.
Yuk, Simak 3 Ide Berkelanjutan Traveling ke Anyer Banten
Provinsi Banten memiliki banyak destinasi wisata menarik. Seperti di Anyer berjejer keindahan alam berupa pantai yang cantik.
0
Juventus Angkat Kembali Massimiliano Allegri Jadi Pelatih
Juventus telah menunjuk kembali mantan pelatih Massimiliano Allegri hanya beberapa jam setelah memecat Andrea Pirlo