UNTUK INDONESIA
Penyebab Warga Bantaeng Buang Sampah ke Sungai
Hampir tiga pekan sampah di Kelurahan Bonto Rita, Bissappu, Bantaeng menumpuk karena tidak diambil petugas. Warga akhirnya buang sampah ke sungai.
Kondisi sungai di Bantaeng, Sulawesi Selatan yang penuh sampah, Minggu, 10 November 2019. (Foto: Tagar/Fitriani Aulia Rizka)

Bantaeng - Warga Kampung Kayangan, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan mengeluhkan timbunan sampah rumah tangga. Sampah tersebut sudah lama tidak diangkut oleh petugas kebersihan.

Warga bernama Syamsia 50 tahun menuturkan sampah dibiarkan menumpuk di tempat sampah depan rumah sejak dua pekan lalu. "Di depan rumah warga, sampah sampai menumpuk. Kami kira petugas datang tiga kali dalam seminggu, ini hampir tiga minggu tidak datang," kata dia, Minggu, 10 November 2019. 

Karena menumpuk, sampah yang ada mulai membusuk. Bau tidak sedapnya menyengat. Warga khawatir kondisi itu bisa mengganggu kesehatan, utamanya pernapasan. Selain itu, timbunan sampah yang karut marut juga mengganggu pemandangan dan mengesankan kampung yang tidak bersih. 

"Karena ini adalah sampah, apabila tidak ditangani secepatnya maka lingkungan akan terlihat jorok," ucapnya.

Syamsia menambahkan akibat penumpukan sampah itu, sejumlah warga akhirnya terpaksa membuang sampah ke tempat yang bukan semestinya. "Semenjak tidak ada yang masuk kampung untuk mengangkut sampah, warga di sini banyak buang sampah ke sungai," tuturnya. 

Petugasnya lagi sakit, sekarang masih di rumah sakit.

Warga pun dibuat keheranan dengan tersendatnya pelaksanaan jadwal pengambilan sampah. Tidak ada pemberitahuan dari pihak terkait atas kejadian tersebut. Syamsia hanya bisa berharap Pemerintah Kabupaten Bantaeng, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, segera mengatasi persoalan secepat mungkin.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng Abdullah Taibe tak menampik adanya penumpukan sampah. Ia berjanji terus berupaya untuk menuntaskan keresahan masyarakat itu.

Taibe juga menyatakan penumpukan sampah yang terjadi bukan sebuah kesengajaan. Petugas kebersihan jajarannya memang tengah dalam kondisi sakit sehingga tidak bisa kerja seperti biasa. 

"Petugasnya lagi sakit, sekarang masih di rumah sakit," kata dia saat dihubungi via WhatsApp.

Mengantisipasi penumpukan sampah lebih banyak, Taibe telah perintahkan petugas lain untuk membantu dan segera mengangkut sampah di Bonto Rita. []

Baca juga:

Lihat foto:

Berita terkait
Gara-gara Bau Sampah di GBT, Khofifah Diserang Warganet
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendapat kritikan dari warganet soal bau sampah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Buruknya Pengelolaan Sampah di Samosir
Pembuangan sampah dan pengelolaan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, masih asal-asalan.
Kampung Terisolir Didatangi Dinkes dan PKK Bantaeng
Dinas kesehatan Kabupaten Bantaeng melakukan bakti sosial ke desa yang terisolir.
0
Persipura Tetap Waspadai Permainan Kalteng Putra
Persipura Jayapura tak meremehkan Kalteng Putra meski posisi kedua tim sangat bertolak belakang. Laga digelar pada Kamis 12 Desember 2019.