UNTUK INDONESIA
Penyebab UMKM Gagal Jualan Online Menurut Menteri Teten
Menkop UKM Teten Masduki mengatakan, kegagalan utama UMKM saat masuk pasar digital lantaran tidak sanggup penuhi permintaan pasar yang besar.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Foto:tagar/Kemenkop UKM)

Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, kegagalan utama UMKM saat masuk ke pasar digital rata-rata lantaran kapasitas produksi mereka tidak sanggup memenuhi permintaan pasar yang besar.

"Dari catatan kami yang juga bekerja sama dengan platform digital, kegagalan UMKM tinggi karena rata-rata kapasitas produksi mereka masih kecil dan tidak sanggup memenuhi permintaan dalam pasar yang lebih besar," kata teten Senin, 19 Oktober 2020.

Menteri Teten menjelaskan, pola pelaku UMKM sebelum masuk pasar digital mulanya mereka mulai berjualan di media sosial. Setelah pasar terbentuk di medsos mereka masuk ke platform digital. Namun setelah masuk ke pasar digital, ternyata banyak yang belum siap salah satunya terkait SDM dan produksi yang rendah.

kegagalan UMKM tinggi karena rata-rata kapasitas produksi mereka masih kecil dan tidak sanggup memenuhi permintaan dalam pasar yang lebih besar.

Selain itu, UMKM sering gagal di pasar digital karena faktor persaingan. Hal ini antara lain lantaran banyak merek-merek besar yang juga masuk ke platform digital seperti e-commerce.

Menurut Menteri Teten, pelaku UMKM memang harus masuk ke pasar digital. Sebab pasar digital di Indonesia bernilai jumbo diperkirakan sebesar Rp 1.800 triliun di 2025 dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Tetapi, baru sekitar 16% pangsa pasar UMKM yang masuk pasar digital. Meskipun selama pandemi ada sekitar 2 juta pelaku UMKM baru yang masuk ke platform digital. []

Berita terkait
Teten Masduki Ingin UMKM Terhubung ke Perbankan Pajak & BPJS
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menginginkan para pelaku UMKM nantinya bisa terhubung ke lembaga perbankan, perpajakan dan BPJS.
Teten Masduki: Cipta Kerja Perkuat UMKM dalam Rantai Pasok
Menkop UKM Teten Masduki mengatakan bahwa Undang-undang Cipta Kerja mampu memperkuat posisi Koperasi dan UMKM dalam rantai pasok.
Teten Masduki: Cipta Kerja Beri UMKM Tempat Usaha yang Layak
Menkop UKM Teten Masduki menegaskan, UU Cipta kerja menjawab semua permasalahan yang dihadapai UMKM selama ini seperti perizinan dan permodalan.
0
Potensial Perempuan Terjun Dunia Politik di Aceh
Keterlibatan kaum perempuan di dunia politik sebagai pendukung demokrasi sangatlah potensial di Banda Aceh.