Penuh Makna, Pidato Cinta Laura Dipuji Menteri Agama

Cinta Laura Kiehl atau yang lebih dikenal dengan Cinta Laura erhasil cumlaude dari Univeritas Columbia, New York pada 2014 lalu.
Cinta Laura Berpidato (Foto:Tagar/Tangkapan Layar YouTube Wasis Media and Crypto News)

Jakarta - Cinta Laura Kiehl atau yang lebih dikenal dengan Cinta Laura tidak henti-hentinya menunjukkan talentanya. Tidak hanya cantik, wanita berkelahiran tahun 1993 ini juga pintar karena berhasil cumlaude dari Univeritas Columbia, New York pada 2014 lalu.

Kini aktris Cinta Laura mendapat undangan dari Kementerian Agama RI dalam acara peluncuran Aksi Moderasi Agama. Dalam acara tersebut, Cinta Laura mendapat kesempatan untuk berpidato tentang “Moderasi Beragama Generasi Millenials”

Tampil dalam acara tersebut, Cinta Laura menggaungkan pidatonya di depan jajaran pejabat tinggi Indonesia. Diantaranya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kemendagri yang mewakili Menteri Tito Karnavian, dan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Cinta Laura membuka pidatonya dengan menyoroti tentang pertanyaan kenapa di Negara ini masih banyak konflik yang terjadi. Tidak hanya itu, ia pun menyebutkan bahwa sampai saat ini kita semua masih seringkali berkelahi karena hanya perbedaan.

"Sampai detik ini kita semua masih sering berkelahi dan menjatuhkan satu sama lain hanya karena perbedaan ras, suka, dan terutama agama," ujar Cinta Laura pada acara tersebut.

Baginya hal tersebut sungguhlah ironis, ia pun menambahkan sesungguh pada pasal 1 dari Undang-Undang PNPS bahwa adanya enam agama di negara ini. Cinta Laura juga mempertanyakan bukankah motto negara ini bhineka tunggal ika yaitu berbeda tetapi satu?

“Karena pemahaman yang terbatas dan pemikiran yang tidak kritis. Orang-orang terjebak dalam cara bepikir dimana mereka telah memanusiakan Tuhan. Merasa memiliki hak mendikte kemauan Tuhan, tahu pemikiran Tuhan, dan berhak bertindak atas nama Tuhan,” ucap Cinta Laura.

Hal tersebutlah yang menjadikan mereka berubah menjadi sifat yang radikal. Bahaya yang dialami masyarakat sekarang adalah mengatasnamakan Tuhan untuk kepentingan pribadi. Menyesatkan generasi penerus bangsa dengan prinsip hidup yang sebenarnya tidak ada dalam kitab suci agama.

Bintang sinetron Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi) itu pun juga menyinggung masalah pentingnya untuk menyeimbangkan antara ilmu dengan nilai-nilai budaya, sains, dan lain-lain.


Sampai detik ini kita semua masih sering berkelahi dan menjatuhkan satu sama lain hanya karena perbedaan ras, suka, dan terutama agama.


Atas Pidato yang digaungkannya pada acara tersebut, Cinta Laura mendapat perhatian dari publik dan menuai banyak pujian. Gus Yaqut, selaku Menteri Agama pun terharu atas pidato yang dibacakan oleh Cinta Laura.

"(Cinta Laura) memberikan speech luar biasa dan menginspirasi, tidak banyak anak muda yang bisa memberikan dan mampu memberikan pidato dengan makna sedalam itu. Saya pengin menangis dengarnya, tetapi saya malu ada istri saya tadi,” ujar Yaqut Cholil selaku Menteri Agama Indonesia.[]


(Rafi Fairuz)


Baca Juga:

Berita terkait
Kisah Inspiratif Anak Tukang Sumur Bor Raih Cumlaude
Kisah inspiratif Mutmainah Aswad anak tukang sumur bor raih predikat Cumlaude di UIN Alauddin Makassar.
5 Tips Belajar ala Maudy Ayunda
Wanita yang biasa disapa Maudy ini berhasil menyelesaikan S2 nya serta meraih dua gelar sekaligus dalam kurun waktu dua tahun di luar negeri.
Maudy Ayunda Gemar Belajar dan Ujian? Ini faktanya
Maudy Ayunda juga berhasil menyelesaikan pendidikan S2 nya di Stanford University dengan lulus dalam waktu dua tahun dengan dua jurusan sekaligus.
0
Penuh Makna, Pidato Cinta Laura Dipuji Menteri Agama
Cinta Laura Kiehl atau yang lebih dikenal dengan Cinta Laura erhasil cumlaude dari Univeritas Columbia, New York pada 2014 lalu.