Penjelasan Kemenkeu Mengenai Pemotongan Insentif Nakes 2021

Berikut penjelasan Kementerian Keuangan mengenai pemotongan insentif Tenaga Kesehatan pada tahun 2021.
Askolani Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. (Foto:Tagar/BNPB)

Jakarta - Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menyatakan, pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes) tahun ini belum final. Sebab, pihaknya masih membahas besaran anggaran insentif nakes dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pasalnya, saat ini pemerintah masih melihat perkembangan kasus Covid-19 di tanah air.

Anggaran untuk insentif nakes ini tetap menjadi prioritas pemerintah. Hanya saja, kami masih berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

Askolani menjelaskan, anggaran kesehatan untuk 2021 secara keseluruhan dialokasikan sebesar Rp169,7 triliun. Tetapi, jumlah tersebut diperkirakan membengkak menjadi Rp254 triliun.

Sedangkan anggaran kesehatan yang khusus ditujukan untuk program Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional, sebesar Rp125 triliun di tahun 2021. Naik dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp63,5 triliun.

"Anggaran untuk insentif nakes ini tetap menjadi prioritas pemerintah. Hanya saja, kami masih berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Fokus anggaran kesehatan ini tetap untuk penanganan COVID-19 melalui testing, tracing, dan treatment (3T), vaksinasi, dan penerapan protokol kesehatan," tutur Askolani dikutip dari detik.com Kamis, 4 Februari 2021.

Sebelumnya beredar Surat Menteri Keuangan Nomor S-665/MK.02/2021 yang  ditujukan kepada Menteri Kesehatan. Surat itu, berisi besaran insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk tahun 2021 yang besarannya dipotong atau lebih kecil dibandingkan tahun 2020. []

Berita terkait
Penjelasan Menkeu Sri Mulyani Soal Pajak Pulsa
Menkeu Sri Mulyani mengatakan Ketentuan tersebut tidak berpengaruh terhadap harga pulsa/kartu perdana, token listrik dan voucher.
Sri Mulyani Ungkap Perhatian Pemerintah Terhadap Papua
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perhatian Pemerintah Pusat terhadap Papua melebihi daerah lain.
Sri Mulyani: Pemerintah Siapkan Rp 408 Triliun untuk Bansos
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp408 triliun untuk bantuan sosial (Bansos) 2021.
0
Politikus PDIP Jagokan Andika Perkasa Jadi Panglima TNI
Politisi PDIP Effendi Simbolon menjagokan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI mengantikan Hadi Tjahjanto.