UNTUK INDONESIA
Pengamat: Wapres Boleh Pakai Sarung Saat Pelantikan
Wakil Presiden Maruf Amin tidak melanggar aturan bila saat pelantikan mengenakan busana atas kemeja, jas, dan bawahan sarung
Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 Ma'ruf Amin (kanan) berjalan memasuki lokasi pertemuan dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) di Jakarta, Jumat (26/7/2019). Parpol koalisi pengusung pasangan Jokowi-Amin sepakat untuk membubarkan TKN. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta - Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin selalu identik dengan gaya busananya, sarung. Publik dibuat penasaran dengan busana yang akan dikenakan Ma'ruf Amin saat pelantikan presiden dan wakil presiden di gedung DPR RI tanggal 20 Oktober 2019. Apakah menyalahi peraturan? Pakar hukum tata negara Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji mengatakan tidak melanggar peraturan.

Indriyanto mengatakan tata pakaian pada acara kenegaraan dan acara resmi diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 71 Tahun 2018. Pada pasal 3 disebutkan, jenis pakaian untuk tata protokoler acara kenegaraan saat pelantikan presiden/wakil presiden yakni pakaian sipil lengkap (PSL), pakaian dinas, pakaian kebesaran dan pakaian nasional.

Jadi, kata Indriyanto, kalaupun nanti Ma'ruf Amin mengenakan atasan kemeja, jas dan bawahan sarung saat pelantikan adalah suatu yang biasa dan masuk kategori busana yang bisa dipakai untuk acara kenegaraan. "Tidak ada aturan yang dilanggar kalau pak Ma'ruf Amin memakai sarung saat pelantikan," jelasnya.

Ma'ruf Amin enggan menjawab saat ditanya awak media beberapa waktu lalu. Dia bahkan merahasiakan apa yang akan dipakainya nanti saat berdampingan dengan Presiden Joko Widodo.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan pelantikan presiden dan wakil presiden tetap akan digelar Minggu, 20 Oktober 2019, tidak akan mengalami perubahan. "Waktunya sudah ditentukan, sudah pasti 14.30 WIB, tidak berubah lagi," ucap Bamsoet kepada Tagar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2019.

Baca Juga: 



Berita terkait
Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Akan Bagus Tanpa Aksi Demo
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan imbauan dari Polda Metro Jaya untuk tidak melaksanakan aksi demonstrasi saat pelantikan.
Moeldoko: Kemungkinan Jokowi Umumkan Kabinet Usai Pelantikan
Moeldoko mengatakan ada kemungkinan Jokowi akan mengumumkan jajaran kabinet periode kedua usai pelantikan dilaksanakan di gedung MPR/DPR.
Anggota MPR Dilarang Bawa Istri Saat Pelantikan Jokowi
Seluruh anggota MPR meliputi anggota DPR dan DPD tidak diizinkan membawa istri saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Maruf.
0
4 DPD Golkar di Yogyakarta Sepakat Musdalub
Empat dari lima DPD Partai Golkar di Yogyakarta meminta DPP untuk segera menggelar Musdalub DPD I Partai Golkar DIY.