UNTUK INDONESIA
Pengamat: Tes Virus Corona Harus Dilakukan di Daerah
Pemerintah Pusat diminta untuk segera memberikan izin untuk menguji sampel pasien suspect virus corona di setiap daerah, termasuk Aceh.
Ilustrasi - virus corona (Foto: istockphoto)

Lhokseumawe – Pemerintah Pusat diminta untuk segera memberikan izin untuk menguji sampel pasien suspect virus corona di setiap daerah dan tidak hanya terpusat di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan.

Pengamat Kebijakan publik Aceh Nasrul Zaman mengatakan, apabila untuk melakukan tes bagi pasien yang suspect virus corona bisa dilakukan di setiap daerah, maka bisa lebih cepat dalam melakukan tindakan medis.

“Saat ini semuanya harus dilakukan tes di Balitbangkes Kementerian Kesehatan dan untuk menunggu hasilnya membutuhkan waktu yang cukup lama, serta sangat tidak optimal. Maka harus diberikan izin di setiap daerah,” ujar Nasrul Zaman, Kamis, 26 Maret 2020.

Nasrul menambahkan, untuk di Provinsi Aceh maka tersedia Balai Laboratorium Kesehatan Aceh dan laboratorium milik Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, serta sejumlah sumber daya juga tersedia dengan baik.

Saat sekarang ini Pemerintah Aceh sedang melakukan pengurusan izin kepada Kementerian Kesehatan di Jakarta, dengan harapan agar kedua laboratorium tersebut bisa dijadikan sebagai tempat untuk tes pasien yang suspect corona.

Saat ini semuanya harus dilakukan tes di Balitbangkes Kementerian Kesehatan dan untuk menunggu hasilnya membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Kita harus mendukung hal tersebut. Apabila seandainya diberikan izin, maka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu hasil tes kesehatannya itu. Saya lihat Pemerintah Aceh cukup serius untuk hal ini,” tutur Nasrul.

Baca juga: Pasien PDP yang Meninggal di Aceh Positif Corona

Dalam menangani persoalan virus corona, maka Pemerintah Aceh sudah melakukan sesuai dengan protokol Kementerian Kesehatan, bahkan lebih baik daripada sebelumnya.

Bahkan untuk pengawasan bagi orang yang pulang dari luar kota juga mulai dilakukan dengan baik, saat sekarang ini Pemerintah Aceh bersama dengan instasi terkait lainnya, sedang membahas bagaimana cara melakukan pemeriksaan di wilayah perbatasan.

“Penjagaan di wilayah perbatasan memang sangat penting dilakukan, jadi setiap orang yang masuk ke Aceh harus dites dulu kesehatan, kalau memang sehat maka diperbolehkan,” kata Nasrul. []

Berita terkait
Aceh Tetapkan Status Tanggap Darurat Corona 71 Hari
Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menetapkan status tanggap darurat skala provinsi penanganan virus corona selama 71 ke depan.
Hari Ini, Mengulang Memori 147 Tahun Perang Aceh
Perang antara Aceh dengan Belanda dimulai pada 26 Maret 1873. Perang ditandai dengan pelepasan tembakan meriam oleh Belanda ke daratan Aceh.
Pasien PDP yang Meninggal di Aceh Positif Corona
Seorang Pasien dalam pengawasan (PDP) pertama yang meninggal dunia di Aceh positif terpapar virus corona (Covid-19).
0
Covid-19 di 17 Negara Eropa Antara 11.000 - 200.000
Penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Eropa melanda semua negara bahkan di beberapa negara kasusnya jauh di atas jumlah kasus di China