Surabaya - Pengacara Vanessa Angel Milano Lubis menegaskan dari penjelasan manajemen Hotel Vasa Surabaya sama sekali tidak ada upaya penyitaan bukti CCTV saat penangkapan Vanessa Angel.

"Malah tadi sempat ada upaya yang kesannya untuk menghapus CCTV saat kejadian. Kalau ada  niat memang untuk membuka CCTV itu mestinya sejak dari awal ada penyitaan CCTV saat penggerebekan," ungkapnya saat ditemui usai persidangan di Ruang Garuda I PN Surabaya, Kamis 11 Mei 2019.

Tak sampai di situ, dalam persidangan kembali muncul nama baru yang awalnya tidak ada dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Sosok itu adalah bernama Dani yang disebutkan oleh saksi bertugas menjemput Vanessa Angel, Siska, dan Ana dari lobi hotel ke kamar.

Dani ini adalah orang yang menjemput di lobi dan membawa Vanessa, Siska, dan Ana ke kamar. Jadi Dani ini siapa sbenarnya, ini yang tidak pernah terungkap dalam BAP.

Sementara terkait keterangan muncikari, Milano Lubis menjelaskan tidak ada konten yang dikirimkan muncikari Siska ke pihak manapun.

"Kalau pun ada foto muncikari yg ditawarkan ke Dani, katanya rapi kok. Vanessa juga tidak ada dalam grup chat, tidak pernah juga mengirimkan apa pun ke sosmed," tegasnya.

Ia mengaku hubungan antara Vanessa dengan Siska hanya melalui chat pribadi.

Sementara itu Vanessa Angel mengaku selama menjalani proses hukum di Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) semakin khusyu' beribadah di bulan Ramadan.

Apalagi, dalam beberapa kali sidang sebelumnya, penampilan Vanessa berubah dengan mengenakan hijab pemberian dari bibinya.

"Semakin kuat menjalani ibadah puasa dan berharap masalah ini cepat selesai," pungkasnya.

Baca juga