UNTUK INDONESIA
Pemkab Garut Targetkan Tes Swab 20.000 Warga
Sesuai dengan arahan Kemendagri tiap daerah diminta jalankan tes swab minimal 1% dari total jumlah penduduk untuk mendeteksi warga dengan Covid-19
Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman (Foto: garutkab.go.id).

Garut - Sampai saat ini pemeriksaan tes swab dengan PCR (polymerase chain reaction) masih merupakan cara paling akurat untuk mendeteksi seseorang terinfeksi Covid-19 dibandingkan dengan rapid test. Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman, mengatakan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), meminta setiap daerah harus melakukan tes swab sebanyak 1% dari jumlah penduduk.

"Jadi kalau penduduk Kabupaten Garut ada 2,7 juta orang, artinya yang harus jalani tes swab sebanyak 27.000 orang. Sedangkan Pemkab Garut sendiri baru melakukan tes swab sekitar 7.000 orang, jadi sekitar 20.000 lagi," kata Helmi. 13 Juli 2020.

Menurut Helmi, sebenarnya Pemkab Garut mempunyai dua alat tes swab dengan PCR akan cukup bila dimaksimalkan yakni di RSUD dr Slamet dan yang satu lagi hibah dari BNPB. Namun, alat dari hibah BNPB memang belum maksimal, tidak lengkap dan saat ini Pemkab sedang melengkapinya. “Ketika ini berfungsi, saya yakin kita bisa mengikuti standar sebagaimana yang diharuskan oleh pemerintah pusat, jumlah yang diperiksa sebagaimana batasan yang ditetapkan," ujar Helmi.

Sementara itu mengenai bertambahnya satu kasus konfirmasi positif Covid-19 (KC-27), Helmi mengatakan, Gugus Tugas Covid-19 Garut sedang melakukan penelusuran tracing dan tracking. "Semoga dalam waktu dekat, tracing traking hasilnya bisa dengan cepat ketemu, karena sekarang ini tim medis sudah bisa melakukan test swab di Garut, dan Gugus Tugas Covid-19 Garut bisa melakukan langkah langkah untuk antisipasi," ujar Wabup Helmi.

Sebanyak 4.971 kasus Covid-19 yang terjadi baik OTG, ODP, PDP maupun positif di Kabupaten Garut, terdiri dari Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 2.109 kasus, 301 kasus di antaranya masih dalam tahap observasi dan 1.808 kasus selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian.

Kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 2.751 kasus, 34 kasus di antaranya masih dalam pemantauan, 2 kasus dalam perawatan, dan 2.715 kasus selesai pemantauan, dan 15 di antaranya meninggal.

Sementara itu kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 84 kasus, 2 kasus di antaranya sedang dalam perawatan dan 82 kasus selesai pengawasan, serta 18 di antaranya meninggal. Sedangkan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 27 orang, terdiri dari 1 orang dalam perawatan rumah sakit, 23 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal. (garutkab.go.id). []

Berita terkait
Perkembangan Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Garut
Perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Garut terus dipantau tim Gugus Tugas sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19
Wabup Garut Sebut Dua Hal Atasi Pandemi Covid-19
Wabup Garut, dr Helmi Budiman, sebut ada dua hal penting yang harus jadi perhatian semua pihak bila ingin berhasil mengatasi pandemi Covid-19
0
Pemkab Garut Targetkan Tes Swab 20.000 Warga
Sesuai dengan arahan Kemendagri tiap daerah diminta jalankan tes swab minimal 1% dari total jumlah penduduk untuk mendeteksi warga dengan Covid-19