UNTUK INDONESIA
Pelatih Brasil Tak Bisa Tidur Gara-gara Argentina
Argentina merupakan lawan terberat Brasil di Copa America 2019. Ini yang membuat pelatih Brasil Tite tidak bisa tidur.
Pelatih Brasil Tite (kiri) saat memberi instruksi kepada Gabriel Jesus. Tite mengaku sulit tidur menjelang laga melawan Argentina di semifinal Copa America 2019 di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Rabu 2 Juli 2019 pagi WIB. (Foto: dailymail.co.uk)

Jakarta - Gara-gara Argentina, pelatih Brasil Tite tak bisa tidur. Argentina jelas bukan lawan ringan bagi Selecao. Bahkan Argentina dianggap paling berpeluang mengganjal laju Brasil ke final. 

Ini yang menjadikan Tite berpikir keras saat Brasil menghadapi Argentina di semifinal Copa America 2019 di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Rabu 3 Juli 2019 pagi WIB. Dia mengakui tidak bisa tidur nyenyak dan merasa gelisah seperti saat pertama kali menangani tim nasional Brasil. 

Apalagi Tite menduduki kursi paling panas di pentas sepak bola dunia. Jabatan yang harus rela dikecam oleh siapa pun dari seluruh negeri. Bahkan dalam sebuah polling yang digelar di tengah Copa America, mayoritas responden setuju Tite dipecat bila Brasil gagal di turnamen itu. 

Argentina memiliki banyak pemain bertalenta dan mereka mampu membentuk tim yang solid. Messi? Anda tidak akan bisa mematikannya. Anda hanya bisa meminimalkan apa yang hendak dilakukannya tetapi tidak bisa melumpuhkannya

Tite sendiri menggantikan Dunga yang dipecat setelah kegagalan Brasil pada Centenario Copa America 2016. Tite yang sebelumnya menangani Corinthians ini lolos dari pemecatan meski Brasil hanya bertahan di perempat final Piala Dunia 2018. Namun target juara di Copa America sudah menjadi harga mati bagi Tite. 

Dia mengaku sama gelisahnya seperti waktu pertama kali menjadi pelatih timnas. Apalagi Canarinho berlaga di Stadion Mineirao. Di tempat itu pula Brasil dibantai Jerman 1-7 di semifinal Piala Dunia 2014. Ini mencatat rekor kekalahan terbesar yang pernah dialami tim Brasil. Meski demikian, pelatih berusia 58 ini yakin bisa mengatasi tekanan dalam laga tersebut.  

"Saya tak bisa nyenyak tidur. Terus terang saya bukan Superman. Tetapi saya punya cara sendiri untuk mengatasi hal itu," kata dia 

"Saya bangun pukul 3.15 pagi hanya untuk memikirkan apa yang akan saya lakukan. Sebagai pelatih saya selalu punya kertas catatan untuk menuliskan apa pun. Itulah realitas menjadi pelatih. Bukan hanya saya, (pelatih Argentina Lionel) Scolari juga begitu, kami semua,"
ujar Tite. 

Duel Brasil melawan Argentina akan menampilkan deretan pemain berkualitas dari masing-masing tim. Menurut Tite, Argentina menonjol dengan kemampuan teknik individu pemain seperti Lionel Messi dan Sergio Aguero. Mereka akan menghadapi kolektivitas permainan Brasil.

"Argentina memiliki banyak pemain bertalenta dan mereka mampu membentuk tim yang solid. Messi? Anda tidak akan bisa mematikannya. Anda hanya bisa meminimalkan apa yang hendak dilakukannya tetapi tidak bisa melumpuhkannya," kata Tite lagi. 

"Hal sama bila Anda menghadapi (Philippe) Coutinho, (Roberto) Firmino, Willian, David (Neres). Mereka tidak bisa begitu saja dimatikan. Pada titik tertentu mereka akan menghasilkan sesuatu," ujarnya lagi. [] 

Baca juga:

Berita terkait
0
Relawan Sebut Menteri Jokowi Belum Cerminkan Nawacita
Bagi kelompok relawan nama-nama menteri yang sudah dipanggil belum memenuhi kriteria khususnya visi Nawacita.