UNTUK INDONESIA
Pelatih Brasil Kecam Lapangan Buruk Copa America
Pelatih Brasil Tite mengecam lapangan buruk di Copa America yang ironisnya digelar di negara sendiri, Brasil.
Pelatih Brasil Tite mengecam buruknya lapangan di Arena do Gremio yang digunakan pertandingan melawan Paraguay di perempat final, Jumat 28 Juni 2019 pagi WIB. Tampak rumput lapangan ikut terlepas saat pemain Brasil Roberto Firmino menendang penalti. (Foto: dailymail.co.uk)

Jakarta - Brasil yang menjadi tuan rumah Copa America 2019 mendapat kecaman dari pelatih tim nasional sendiri. Pelatih Brasil Tite menilai lapangan di Arena do Gremio, Porto Alegre, yang menjadi laga perempat final melawan Paraguay sangat buruk. 

Kondisi lapangan yang buruk membuat Brasil sulit mengembangkan permainan. Bukannya mencari alasan atas kegagalan tim Selecao yang tak bisa mencetak gol di pertandingan dengan waktu normal, namun Tite mengakui kecewa dengan kondisi lapangan tersebut. 

Pemain harus melakukan sampai tiga sentuhan untuk bisa memainkan bola. Ini sungguh absurd

Dia menyebutnya sebagai 'absurd' bila pertandingan di level tertinggi justru dimainkan di lapangan yang sangat buruk. Tite mengakui pemainnya mengalami kesulitan dengan kondisi permukaan lapangan itu. 

"Ini sungguh absurd. Di sebuah pertandingan dengan level tinggi seperti ini, kami harus bermain di lapangan yang menyulitkan kami mengembangkan permainan," kata Tite.

"Pemain harus melakukan sampai tiga sentuhan untuk bisa memainkan bola. Ini sungguh absurd," ujarnya. 

Dengan kondisi lapangan yang buruk, Brasil harus bekerja keras menghadapi Paraguay. Meski mampu menguasai permainan, namun Roberto Firmino dkk kesulitan mencetak gol. 

Bahkan saat Paraguay bermain dengan 10 orang setelah diusirnya Fabian Balbuena, Canarinho tetap tak bisa membobol gawang lawan dan harus mengakhiri pertandingan lewat adu penalti. 

Dalam adu penalti, Firminho gagal menuntaskan eksekusi. Namun rekannya di Liverpool, kiper Alisson, sukses menggagalkan eksekusi Gustavo Gomez. Sedangkan tendangan pemain Paraguay lainnya, Derlis Gonzalez melebar. Brasil memastikan lolos setelah penalti Gabriel Jesus sebagai penendang kelima sukses menaklukkan kiper Roberto Fernandez. 

Di semifinal, Brasil berpeluang menghadapi Argentina bila menyingkirkan Venezuela. Bila skenario itu yang terjadi, ini akan menjadi big match di Copa America. Tite pun sudah mengantisipasinya bila Brasil berduel melawan Argentina di empat besar. 

"Tim dengan banyak pemain yang memiliki teknik individu berkualitas. Ini menjadi tantangan bagi kami. Bila menjadi tim terbaik di dunia, mereka harus bisa menghadapinya," kata Tite. []

Berita terkait Copa America 2019: 

Berita terkait
0
Pesan Jokowi untuk Menteri Kabinet Kerja Jilid II
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin mengenalkan menteri yang bertugas di Kabinet Kerja jilid II dan memberikan enam pesan penting.