UNTUK INDONESIA
Pelatih Barito Putera Puas Bisa Imbangi Persela
Pelatih Barito Putera Djadjang Nurjaman puas bisa menahan Persela 0-0 di laga Shopee Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Senin 4 November 2019.
Barito Putera menahan Persela 0-0 di pertandingan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Senin 4 November 2019. Pemain Persela Sugeng Efendi (kiri) tampak berusaha melewati hadangan pemain Barito Putera Rony Esar (kanan) di pertandingan itu. (Foto: ANTARA/Syaiful Arif)

Jakarta - Tak mudah bagi tim tamu meraih poin di laga tandang melawan Persela Lamongan. Ini yang menjadikan pelatih Barito Putera Djadjang Nurjaman mengaku puas bisa menahan Persela 0-0 di pertandingan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin 4 November 2019 malam. 

Hasil imbang ini sesuai target Barito Putera saat menyambangi Lamongan. Sukses meraih satu poin membuat pelatih Djadjang merasa perlu mengapresiasi pemainnya. 

Menurut dia mereka mampu mengatasi tekanan saat bermain di kandang lawan. Apalagi tidak mudah meraih poin di Lamongan.

Sebelumnya, Persebaya Surabaya dipaksa menyerah 0-1. Namun Barito Putera berhasil mencuri poin.  

Mereka bermain dengan disiplin tinggi, terutama di lini belakang dan tengah

"Mendapatkan satu poin dari pertandingan yang sangat berat harus kami syukuri. Saya memberi apresiasi kepada pemain yang telah berjuang keras untuk meraih target itu," kata Djadjang seperti dikutip laman klub. 

"Mereka bermain dengan disiplin tinggi, terutama di lini belakang dan tengah. Meski mendapat tekanan, namun kami bisa menghalau serangan bergelombang Persela. Ini bukan keberuntungan tetapi memang kerja keras pemain," ujarnya. 

Tambahan satu poin ini sangat berarti karena membantu Barito Putera menjauh dari zona degradasi. Kini mereka menduduki peringkat 12 dengan poin 30. 

Sebaliknya, Persela masih berkutat di zona merah. Posisi Persela dalam bahaya karena berada di peringkat 16 dengan poin 25. 

Kegagalan Persela memenangi pertandingan tidak terlepas menurunnya ketajaman Alex dos Santos Goncalves. Meski menjadi top scorer Liga 1 dengan mencetak 16 gol, namun striker asal Brasil ini terlihat mandul di beberapa pertandingan terakhir, termasuk melawan Barito Putera. 

Di pertandingan itu, Persela sesungguhnya menunjukkan dominasinya. Tercatat tuan rumah mendapat peluang melalui Malik Risaldi pada menit keenam dan 14. Namun peluang itu tak bisa dimanfaatkan dengan baik

Barito Putera sempat mengejutkan saat membobol gawang Persela melalui Donny Monim menit 37. Hanya, gol dianulir wasit karena pemain dinilai sudah lebih dulu berada dalam posisi offiside.

Situasi tak berubah di babak kedua. Persela meningkatkan tekanan namun mereka sulit menembus pertahanan tim tamu. Barito Putera memilih bertahan sembari sesekali melancarkan serangan balik.

Peluang bagus diperoleh Persela melalui Alex dos Santos pada menit 86. Namun, dia gagal memaksimalkan peluang karena tendangannya masih melambung di atas mistar gawang. Skor tetap imbang 0-0. 

Pelatih Persela Nilmaizar tampak kecewa dengan hasil imbang. Menurut dia tim gagal memenuhi target sehingga Persela belum bisa keluar dari zona degradasi.

"Target Persela gagal. Kami berharap meraih tiga poin, tetapi hanya mendapatkan satu poin. Ini kerugian besar bagi kami," ujar Nil. []

Berita terkait
PSIS Kalahkan Persela Karena Matikan Gelandang Jepang
PSIS Semarang sukses mengalahkan Persela Lamongan di pertandingan Shopee Liga 1 2019 karena berhasil memastikan pilar tuan rumah, Kei Hirose.
Liga 1: Madura United Kalahkan Persela Lamongan 2-1
Klub Madura United mengalahkan Perrsela Lamongan dalam lanjutan kompeteis Liga 1 dengan skor 2-1
Bali United Kerja Keras Taklukkan Barito Putera
Bali United dipaksa bekerja keras sebelum menaklukkan Barito Putera 3-2 di Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu 27 Oktober 2019.
0
Sinopsis Film Aku Tau Kapan Kamu Mati (ATKKM)
Film Aku Tau Kapan Kamu Mati (ATKKM) berkisah tentang ketakutan di satu sekolah lantaran salah seorang siswanya tau kapan orang di sekitarnya mati.