UNTUK INDONESIA
Pelajar SMP Makassar Dipanah OTK di Pinggir Jalan
Seorang pelajar SMP di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dipanah busur oleh orang tidak dikenal (OTK).
Korban MR saat melapor di Mapolsek Tallo, Sulawesi Selatan. (Foto: Tagar/dok.Polisi)

Makassar - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial MR, 13 tahun, dipanah busur oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu 18 Januari 2020, sekitar pukul 23.15 Wita.

Korban bersama kakak kandungnya berdiri di pinggir jalan, tiba-tiba langsung dibusur sama seseorang lalu kabur.

Kapolsek Tallo, Kompol Amrin AT, mengatakan peristiwa pembusuran anak panah terhadap pelajar SMP ini bermula ketika dia bersama saudaranya berdiri di pinggir jalan Galangan Kapal. Tiba-tiba melintas dua orang berboncengan dengan sepeda motor yang langsung melepaskan anak panah busur ke arahnya.

"Korban bersama kakak kandungnya berdiri di pinggir jalan, tiba-tiba langsung dibusur sama seseorang lalu kabur," kata Amrin AT kepada Tagar, Minggu 19 Januari 2020.

Akibat pembusuran itu, MR menderita luka di bagian punggung. Untungnya anak panah busur itu tidak tertancap terlalu dalam, sehingga cepat bisa dilepaskan.

"Korban mengalami luka di bagian pinggang belakang akibat terkena busur," tuturnya.

Pihaknya mengaku akan terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku pembusuran tersebut. "Saudara korban sudah datang melapor ke Mapolsek dan kasus ini masih dalam penyelidikan," katanya. []

Berita terkait
Air Softgun dan Panah Warnai Keributan di Makassar
Bentrokkan antara mahasiswa di kampus Unismuh Makassar, polisi menyita belasan senjata tajam jenih Parang, panah dan senjata Air Softgun.
Pembunuh Pemilik Warung Coto di Makassar Masih Bebas
Keluarga korban pembunuhan di Gowa was-was. Sebab pembunuh Daeng Liwang, pemilik warung coto di Makassar, masih bebas berkeliaran.
Sekelompok OTK Serang Kampus Unismuh Makassar
Sejumlah Orang Tak di Kenal (OTK) melakukan penyerangan terhadap mahasiswa kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Ini kronologinya.
0
Digugat Rp 9,5 M, Gen Halilintar Upayakan Cara Damai
Perusahaan label musik Nagaswara melayangkan tuntutan perdata kepada keluarga YouTuber Gen Halilintar dengan nilai nominal mencapai Rp 9,5 miliar.