UNTUK INDONESIA
PDIP Diprediksi Duduki Ketua DPRD Sumut 2019-2024
Dari 16 parpol yang bertarung, PDI Perjuangan Sumut memiliki suara tertinggi untuk suara partai dan suara calon.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Japorman Saragih. (Foto: Tagar/Reza Pahlevi)

Medan - Rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi pada Pemilu 2019 telah selesai dilakukan oleh KPU Sumut.

Hasilnya, dari 16 partai politik (parpol) yang bertarung, PDI Perjuangan memiliki suara tertinggi untuk suara partai dan suara calon. Sedangkan Partai Garuda paling rendah.

Data diperoleh di kantor KPU Sumut, PDI Perjuangan memiliki suara sebanyak 1.180.097. Menyusul Partai Gerindra 895.744, Partai Golkar 892.324, PKS 683.314, Partai Nasdem 654.896, Partai Demokrat 575.028.

Kemudian PAN 382.516, Partai Hanura 353.340, Perindo 245.705, PPP 218.161, PKB 215.474, PKPI 108.084, PSI 107.715, PBB 95.940, Berkarya 59.701 dan terakhir Partai Garuda dengan perolehan suara 24.158.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Japorman Saragih dikonfirmasi Kamis 23 Mei 2019, membenarkan partai yang dia pimpin memperoleh suara tertinggi.

"Iya, berdasarkan penghitungan, kita (PDI Perjuangan) memiliki suara tertinggi di Sumut," ujarnya.

Namun demikian, Japorman belum bisa memastikan apakah PDI Perjuangan yang akan menjadi ketua di DPRD Sumut periode 2019-2024.

"Kalau untuk sebagai Ketua DPRD Sumut belum dapat kita pastikan, karena keputusan itu ada di pusat (Jakarta), meskipun saat ini PDI Perjuangan memiliki suara tertinggi di Sumut," tambahnya.

Diceritakan Japorman, PDI Perjuangan pernah mendapatkan suara tertinggi di DPR RI, tetapi tidak menjadi Ketua DPR RI.

"Karena undang-undang untuk tahun ini belum tahu, nanti biarlah KPU yang mengumumkan siapa yang duduk sebagai Ketua DPRD Sumut," terangnya.

Terpisah, Komisioner KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) bahwa partai yang memperoleh suara dan kursi terbanyak akan menjadi ketua DPRD.

"Ada undang-undang MD3 yang mengatur, suara partai dan kursi terbanyak di Sumut akan menjadi Ketua DPRD Sumut," ujarnya. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Kenapa Orang Indonesia Harus Kenal Ki Hajar Dewantara
Ada nama besar Ki Hajar Dewantara di balik peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap tanggal 2 Mei. Ini profil Ki Hajar Dewantara.