UNTUK INDONESIA
Pasien Corona Sulsel Ingin Keluar RS, Makan Konro
Pasien corona di RS Wahidin Makassar berangsur membaik, bahkan dia minta keluar Rumah Sakit karena ingin makan konro
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. (Foto: jdrf.org)

Makassar - Salah seorang pasien yang divonis terjangkit virus Covid-19 atau corona di Sulsel, kini masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Pasien kasus 286 ini, berangsur membaik dan sempat minta keluar dari rumah sakit ingin makan konro.

Dia bilang mau keluar karena lama tidak makan konro.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, dua pasien divonis terjangkit virus Covid-19 di Sulawesi Selatan. Mereka kasus 285 dan kasus 286. Dua positif virus corona ini, diantaranya, satu telah meninggal dunia dan satu dirawat di RSUP Wahidin dan kondisinya semakin baik.

"Pasien kasus 286 ini sempat minta keluar dari rumah sakit, karena belum tahu hasilnya. Dia bilang mau keluar karena lama tidak makan konro. Jadi kita kasih masuk dalam observasi kembali, karena dinyatakan positif," kata Nurdin saat konfrensi pers di kediamannya, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar, Sulsel, Kamis 19 Maret 2020.

Pasien Covid-19 kasus 286, sebelumnya masuk ke rumah sakit RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo karena mengeluh sakit demam dan batuk. Dan saat dilakukan tracking, ternyata kasus 286 ini sempat kontak dengan penderita Covid-19. Saat dilakukan pemeriksaan dan pengambilan swab, hasilnya baru keluar dan ia juga dinyatakan terjangkit virus corona.

"Sampai hari ini, kondisinya sudah semakin membaik," jelasnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini berharap, dengan adanya dua pasien covid-19, sehingga kembali mengingatkan kepada masyarakt Sulsel untuk mengindahkan, apa yang menjadi arahan WHO dan Presiden RI yang meminta kepada kita semua melakuian social distancing.

"Kita keluar rumah jika memang sangat mendesak, seperti ke supermarket dan ke rumah sakit. Selain itu kami berharap bisa menahan diri supaya Sulsel bisa lebih cepat penyembuhannya," harap Nurdin.

, sementara sembilan orang masih menunggu hasil laboratorium dari Jakarta dan dua orang positif .Data hingga 19 Maret 2020, sudah ada 17 orang yang telah menjalani pemeriksaan Covid-19 di Sulawesi Selatan. Enam orang diantaranya, dinyatakan negatif corona, sementara sembilan orang masih menunggu hasil laboratorium dari Jakarta dan dua orang positif corona.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto, pada pembaruan atau update data pasien, menyebutkan, sejauh ini ada total 309 orang terinfeksi virus corona di Indonesia. Sebanyak 15 pasien sudah dinyatakan sembuh, sedangkan 25 orang meninggal. []

Berita terkait
Keluarga Kasus Positif Corona di Sulsel Diisolasi
Keluarga dari dua warga Sulawesi Selatan yang baru saja dinyatakan positif terkena virus corona akan menjalani proses isolasi.
Satu Pasien Corona di Sulsel Telah Meninggal
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan salah satu pasien yang divonis terjangkit virus Covid-19 telah meninggal dunia.
Dua Pasien Positif Corona di Sulsel
Pemerintah mengumumkan jika di Sulawesi Selatan (Sulsel) terdapat dua orang dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19
0
Pulang dari Zona Merah, 1 Warga Samosir ODP Covid-19
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Samosir, menetapkan seorang wanita sebagai ODP.