Pandemi Covid-19, IA-ITB Dukung Konsep Ekonomi Sirkular

Gembong meyakini, masa depan bisnis harus dilakukan melalui pendekatan holistik, tidak melulu soal pertumbuhan tapi juga lingkungan.
Ketua Umum IA-ITB, Gembong Primadjaja. (Foto: Tagar)

Jakarta – Ikatan Alumni ITB (IA-ITB) akan terus mendorong berbagai upaya transisi dan transformasi ekonomi, dari ekonomi linear ke ekonomi sirkular. IA-ITB percaya, konsep ekonomi sirkular akan mengubah banyak kota di Indonesia menjadi kota dengan masyarakat yang adil dan makmur.

Ketua Umum IA-ITB, Gembong Primadjaja, menyampaikan optimisme itu dalam kata sambutannya pada webinar Indonesia Circular Economy Forum (ICEF), di Jakarta, Kamis, 22 Juli 2021.

“Konsep sirkular ekonomi menjadi pusat upaya untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang dibarengi dengan efisiensi sumber daya dan kelestarian lingkungan hidup,” kata Gembong.

IA-ITB sebagai himpunan para alumni dari perguruan tinggi tertua di Indonesia, ujar Gembong, sangat mendukung berbagai upaya menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga lingkungan.

“Konsep ekonomi sirkular yang bisa diterapkan pada suatu kota, memerlukan kerja sama antara warga, pelaku bisnis, pemerintah, dan komunitas penelitian. IA-ITB memiliki kemampuan di semua sektor tersebut, karena banyak alumni ITB yang berkiprah di keempat sektor ini. Jadi, IA-ITB ingin ikut terlibat aktif sebagai penggerak perubahan,” tutur Gembong, alumni Teknik Mesin ITB angkatan 1986.

Gembong meyakini, masa depan bisnis harus dilakukan melalui pendekatan holistik. Bisnis tidak melulu berfokus pada pertumbuhan, namun juga harus mampu melindungi lingkungan dan membantu ekosistem untuk tumbuh dan berkembang.


Konsep sirkular ekonomi menjadi pusat upaya untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang dibarengi dengan efisiensi sumber daya dan kelestarian lingkungan hidup


“Kita dapat memilih bagaimana teknologi mampu mengambil peran dalam konsep ekonomi sirkular. Kita juga bisa lebih bijaksana memutuskan bahwa perubahan memang harus dilakukan. IA-ITB amat berharap, ICEF bisa menghasilkan panduan terbaik untuk mewujudkan ekonomi sirkular,” ucap Gembong.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, Gembong melihat konsep sirkular ekonomi justru bisa menjadi salah satu alternatif menciptakan ketahanan ekonomi, dengan tetap memperhatikan keselamatan lingkungan.

Keyakinan Gembong ini sesuai dengan tema yang diusung ICEF, yakni “Towards Smart & Sustainable Cities Through Circular Economy: Building Resilience During COVID-19 Recovery”

Sebagai informasi, ICEF sudah berlangsung selama empat tahun, dipelopori oleh Greenaration Foundation. Pada kegiatan tahun keempatnya ini, ICEF menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri.  []

Baca Juga: Indofarma Berikan Obat dan Vitamin pada Pengurus IA ITB

Berita terkait
Alumni ITB Merasa Terbantu Adanya Satgas Covid-19 IA-ITB
Alumni Teknik Sipil Intstitut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1995 Muhammad Triarso merasa terbantu dengan adanya satgas Covid-19 IA-ITB.
IA - ITB: Program Bantuan Penanggulangan Pandemi Covid-19
Gembong Primadjaja terpilih menjadi Ketua IA-ITB periode 2021-2025. Programnya adalah penanggulangan Covid-19, seperti penyediaan oksigen.
MenkopUKM Minta IA ITB Bantu Percepat Transformasi digital UMKM
Ketua Umum IA ITB Gembong Primadjaja, bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki membahas Transformasi Digital di Masa Pandemi.
0
Foto 'Inem Pelayan Seksi' Viral, Warganet: Otakku Traveling
Ya, namanya juga Inem Si Pelayan Seksi mungkin yang kemudian membuatnya tampil sedemikian itu.