UNTUK INDONESIA
PAN Resmi Usung Machfud Arifin di Pilkada Surabaya
PAN mengusung Machfud Arifin di Pilkada Surabaya karena kredibilitasnya sebagai mantan Kapolda Jatim dan juga Ketua TKD Jokowi-Maruf di Pilpres.
Ketua Bappilu DPW PAN Jatim Amar Syaifuddin. (Foto: Tagar/Adi Suprayitno)

Surabaya - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur (Jatim) resmi mengusung mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf di Jatim, Machfud Arifin di Pilkada Surabaya. Kepastian PAN mengusung Machfud Arifin disampaikan Ketua Bappilu PAN Jatim, Amar Syaifuddin.

Amr mengatakan rekomendasi usungan kepada Machfud Arifin telah diterima Ketua DPW PAN Jatim Masfuk dari DPP PAN sejak Rabu malam 15 Januari 2020.

Kami sudah melakukan rapat internal di PAN Surabaya.

"Tadi malam rekomendasi sudah diberikan oleh Pak Masfuk di rumah PAN, Raya Darmo Kali," ujarnya ditemui Tagar usai sidang Paripurna di Gedung DPRD Jatim, Kamis 16 Januari 2020.

Meski Machfud Arifin bukan kader internal PAN, partai berlambang matahari terbit itu tidak ragu mengusung Machfud di Pilkada Surabaya. Alasannya, kredibilitas Machfud Arifin yang mantan Kapolda Jatim sudah teruji. 

Apalagi Machfud sebelumnya juga mampu membawa Jokowi-Ma'ruf Amin meraih suara terbanyak di Jatim saat Pilpres 2019 lalu.

"Kami sudah melakukan rapat internal di PAN Surabaya. Karena Pilkada ini belum ada kader yang siap untuk kita harumkan di Pilkada Surabaya, sehingga Machfud Arifin ini menjadi satu pilihan," tuturnya.

Amar mengaku sebenarnya Machfud tidak mau maju Pilkada Surabaya. Tetapi banyak dorongan dari tokoh masyarakat, dan tokoh agama, maka beliau bersedia maju di Pilkada.

"Ketokohan beliau juga sudah sangat bagus," sebutnya.

Selain itu, Machfud Arifin juga dinilai memiliki gagasan besar untuk mempercepat pembangunan Kota Surabaya. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta sudah seharusnya banyak event yang juga diselenggarakan di Surabaya.

Tinggal sekarang langkah Machfud Arifin membangun koalisi. Dalam surat rekom dia diminta menyiapkan bakal calon wakil wali kota, dan koalisi dengan partai lain. Mengingat kursi PAN di DPRD Surabaya hanya tig, sehingga kurang tujuh kursi lagi agar memenuhi 20 persen atau sepuluh kursi seperti yang disyaratkan KPU.

"Karena memang perlu koalisi besar untuk bareng-bareng membangun Surabaya ini lebih maju lagi," kata Amar. []

Berita terkait
Tri Rismaharini Pamerkan Kecanggihan CCTV E-Tilang
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan CCTV yang dipasang di 20 titik bisa menangkap wajah pengendara dalam kecepatan 400 km/jam.
Setubuhi Pacarnya, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi
Pria berinisial MPB diamankan unit PPA Polrestabes Surabaya karena enggan menikahi pacarnya yang sudah ia setubuhi.
Surabaya Terapkan E-Tilang, Kakorlantas: Eranya 4.0
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan dengan penerapan E-TLE bisa menggantikan peran manusia dalam aktivitas intelejen.
0
Anwar dan Dr Wan Azizah Menghadap Raja Malaysia
Presiden PKR, Anwar Ibrahim dan istrinya, Dr Wan Azizah Wan Ismail, selesai menghadap Raja Malaysia terkait dengan pengunduran PM Mahathir