UNTUK INDONESIA
PA 212 Usul Jokowi, Puan, dan PDIP Test Vaksin Corona
PA 212 menyarankan agar Presiden Jokowi, Puan Maharani dan anggota, seta pengurus PDIP menjadi orang-orang pertama disuntikkan vaksin Covid-19
Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin. (foto: senayanpost.com)

Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bamukmin menyarankan agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Ketua DPR Puan Maharani, dan anggota, serta pengurus partai PDI Perjuangan menjadi orang-orang pertama yang dilakukan pengujian test vaksin Covid-19, yakni dengan cara disuntikkan.

Hal itu diungkapkan, perihal adanya niatan PT Bio Farma yang tengah melakukan uji klinis tahap III untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal China. Pengujiannya pun akan disuntikkan ke dalam tubuh 1.620 relawan.

Begitu juga Presiden Jokowi yang jelas katanya menang dipilih oleh masyarakat melalui partainya. Harusnya dia sebagai orang pertama di test vaksin kemudian para menterinya, lalu Ketua DPR

Kepada Tagar, Senin, 10 Agustus, dikatakannya, Komisi IX DPR harus merekomendasikan agar uji vaksin terlebih dahulu disuntikkan ke Puan Maharani sebagai Ketua DPR. Pasalnya, Komisi IX merupakan perwakilan rakyat yang membidangi kesehatan.

Dia berpandangan, dalam hal ini Komisi IX harus berperan aktif sebagai garda terdepan dalam menjamin kesehatan masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Lantas, dirinya juga meminta anggota Fraksi PDI Perjuangan di komisi tersebut ikut melakukan test uji coba vaksin Sinovac.

"Dan komisi kesehatan ini tentunya ada ketua komisinya sampai kepada ketua DPR-nya. Maka komisi tersebut bisa merekomendasikan untuk uji vaksin itu terlebih dahulu adalah Ketua DPR (Puan Maharani). Karena ketua DPR adalah pasti dari partai yang banyak dipilih oleh masyarakat," kata Novel.

Sebagai partai pemenang pemilu, Novel menyarankan agar PDI Perjuangan berani mewakili masyarakat untuk mencoba vaksin tersebut. Pasalnya, kata dia, rakyat sudah berjuang penuh dalam memenangkan partai itu pada pesta demokrasi 2019.

"Anggota komisi DPR dari partai pemenang pemilu (PDI Perjuangan) kemudian sampai ke pengurus partai PDI Perjuangan. Jadi mereka bukan saja menerima kemenangan tapi juga harus adil menjadi orang-orang terdepan di test vaksin corona demi para rakyat yang memenangkan partainya," ujarnya.

"Sebagai wakil rakyat yang digaji oleh rakyat tentunya DPR harus berani menjamin rakyatnya dalam keadaan terlindungi dan hidup yang layak termasuk dalam masa pandemi corona saat ini," ucap Novel menambahkan.

Tak hanya itu, dia juga meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi beserta menterinya menjadi orang-orang pertama yang disuntikkan vaksin Covid-19.

"Begitu juga Presiden Jokowi yang jelas katanya menang dipilih oleh masyarakat melalui partainya. Harusnya dia sebagai orang pertama di test vaksin kemudian para menterinya, lalu Ketua DPR," ucapnya.

Kendati demikian, dia berharap test vaksin dilakukan secara tertib dan berurutan.

"Harus tertib secara hierarki dari atas kebawah yaitu dari presidennya, menteri, dari PDIP, Ketua DPR, anggota Komisi IX DPR dari PDIP, anggota DPR PDIP, terus ke pengurus partainya baru anggota partai dan para pemilih PDIP," kata dia.

Dia berpandangan, masalah vaksin harus dapat dilihat secara jernih agar tepat sasaran. Pengujian yang dilakukan harus sesuai dengan bidangnya masing-masing.

"Sesuai bidangnya baik instansi resmi pemerintahan juga para legislatif karena biar gimanapun baik legislatif, yudikatif maupun eksekutif semuanya harus mempunyai tanggung jawab terhadap rakyat Indonesia sebagai pelaku menerima kebijakan dari para penguasa," ucap Novel Bamukmin.[]

Berita terkait
PA 212: Gibran Dipaksa Tampil Menggilas Achmad Purnomo
Novel Bamukmin menduga didorongnya Gibran Rakabuming Raka mengikuti kontestasi Pilkada Solo 2020 hanya untuk menggeser Achmad Purnomo.
Presiden Jokowi Membumikan Pakaian Adat Nusantara
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana memakai pakaian adat suku atau daerah di perayaan HUT Kemerdekaan RI membumikan keragaman pakaian nasional
PDIP - Gerindra Harmonis, Sinyal Prabowo - Puan 2024
Pengamat politik menyebut hubungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra harmonis untuk Prabowo-Puan Pilpres 2024.
0
Gus Menteri Ajak Santri Perkokoh Tradisi Pesantren
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meminta seluruh santri memegang kokoh tradisi pesantren. Sebab, ini adalah budaya yang hanya ada di Indonesia.