Jakarta - Ketua DPD Oesman Sapta Oedang (OSO) mengomentari, perihal Jokowi datang buka puasa bersama (bukber) dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan, meski Zulhas tak mendukungnya di pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

"Waktu Pak Zul mengadakan buka puasa MPR 'Saya tidak mendukung Pak Jokowi, tapi berteman', itulah hebatnya Pak Jokowi mau berteman dengan orang yang tidak mendukung," ucap OSO saat memberikan sambutan dalam kegiatan buka puasa bersama di kediamannya, Jalan Karang Asem No.34, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 15 Mei 2019.

Mengenai dukungan pilihan, Ketua Umum Partai Hanura ini menegaskan tak usah meragukan pilihan politiknya. Sejak awal dirinya mendukung pasangan calon nomor urut satu (01) Jokowi-Ma'ruf secara penuh.

Kalau saya dan seluruh perangkat saya itu mendukung 01.

Bahkan, istrinya turut mendukung apa yang menjadi pilihannya. "Terutama istri saya. Tiap hari dia baca wa, dia marah-marah sendiri. 'Apa ini orang, tidak sadar-sadar diri. Sudah kalah tidak mau ngaku kalah. Aduh.' Saya terus terang bingung, istri saya udah jadi orang politik ya. Itu lah dia," ujar dia mengisahkan istrinya.

Tak hanya Jokowi, dalam buka puasa bersama OSO ini hadir pula Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, pimpinan lembaga tinggi negara seperti Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Mahyudin, dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto.

Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara, Jaksa Agung H. M Prasetyo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Hadir pula Kepala BIN ke-11 Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono bersama putranya yang merupakan Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate, dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. 

Selain itu haidr juga, petinggi Partai Hanura, duta besar, serta tokoh Islam kenamaan yakni Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. []

Baca juga: