UNTUK INDONESIA
OLX Autos: Pasca PSBB Pasar Mobil Bekas Naik 20%-30%
OLX Autos dalam surveinya yang bertajuk “Sentiment Monitoring Study” menyebutkan, permintaan mobil bekas naik 15-20% sejak relaksasi PSBB.
Gerai OLX Autos.(Foto:Tagar/olx.co)

Jakarta – OLX Autos dalam surveinya yang bertajuk “Sentiment Monitoring Study” menyebutkan, tren pasar mobil bekas menunjukkan perbaikan. Ini terlihat dari temuan bahwa tiga bulan setelah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ada peningkatan penjualan dan pembelian mobil bekas.

“Survei kami menemukan permintaan mobil bekas mengalami peningkatan sebanyak 15% - 20% semenjak relaksasi PSBB. Peningkatan ini didorong oleh minat masyarakat terhadap penggunaan mobil pribadi yang meningkat. Selain itu juga, secara perlahan, kini showroom mulai buka sehingga memberikan pilihan lebih banyak bagi masyarakat yang ingin membeli mobil”, ungkap CEO OLX Autos Indonesia, Johnny Widodo.

Showroom yang beroperasi saat ini sudah mencapai 62% dibanding masa PSBB dimana hanya 32% yang beroperasi. Berangsur normalnya aktivitas ini mengakibatkan aktivitas penjualan dan pembelian juga mengalami peningkatan.

Dalam survei yang sama juga ditemukan bahwa sebanyak 52% responden ingin membeli mobil dibanding saat awal pandemi yang hanya mencapai 22%. Selain itu, sebanyak 43% responden saat ini memilih untuk menggunakan mobil pribadi, dibandingkan dengan awal masa pandemi yang hanya 33%.

Survei kami menemukan permintaan mobil bekas mengalami peningkatan sebanyak 15% - 20% semenjak relaksasi PSBB. Peningkatan ini didorong oleh minat masyarakat terhadap penggunaan mobil pribadi yang meningkat.

Dengan kedua faktor tersebut, “OLX Autos percaya pasar mobil bekas akan pulih dan akan kembali normal seperti masa sebelum pandemi,” ujar Johnny. Namun, selain pasar membaik, industri mobil bekas menghadapi beberapa tantangan yang merupakan dampak dari masa pandemi.

Berdasarkan survei, keterbatasan dana merupakan tantangan yang paling banyak dihadapi pelanggan, kendala ini dirasakan 58% responden. Sementara 46% responden lain menyatakan bahwa mereka mengurangi dana sebesar 5% yang mereka miliki untuk membeli mobil.

Di sisi lain, penjual tidak mau mengurangi harga mobil bekas yang mereka jual. hal ini lah yang menjadi tantangan di industri pasar mobil bekas.[]

Berita terkait
Optimisme Pasar Mobil Bekas Pulih Tiga Bulan Lagi
Kalangan pelaku pasar mobil bekas memprediksi penjualan mobil bekas akan berangsur pulih dan membaik tiga bulan ke depan.
Ada Pandemi Covid-19, Harga Mobil Bekas Stabil
Data OLX menunjukkan adanya penurunan jumlah permintaan mobil bekas sekitar 40 persen dibadingkan beberapa hari setelah kasus Covid-19 pertama.
Tips Terhindar dari Beli Mobil Bekas Terendam Banjir
Bagi Anda yang berminat untuk membeli mobil bekas, ada baiknya memperhatikan beberapa hal agar tidak membeli mobil bekas terendam banjir.
0
Warga Sumut Terlibat Jaringan Narkoba Agam Diringkus
Seorang pria warga Sumut diduga terlibat jaringan narkoba di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali diringkus polisi.