UNTUK INDONESIA
Ogah Demo, Mahasiswa Sumsel Tangani Kebakaran Hutan
Pada saat demonstrasi besar-besaran terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, sejumlah mahasiswa Sumatera Selatan pilih menangani kebakaran hutan.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berfoto bersama mahasiswa setelah melepas 100 pemuda-pemudi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Api untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan. (Foto: Tagar/Yuyun Yunani).

Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru didamping Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya melepas Aliansi Pemuda Peduli Api (APPA) Sumsel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir pada Rabu, 25 September 2019.

Mereka terdiri dari 100 mahasiswa yang tergabung dari beberapa Perguruan Tinggi di Sumsel turut serta untuk menangani karhutla yang telah menjadi isu nasional dalam beberapa waktu terakhir ini.

Sebelum melepas para pemuda dan pemudi yang tergabung dalam APPA, Herman Deru tak lupa mengucap terima kasih kepada para mahasiswa yang dia nilai sangat peduli dengan lingkungan Sumsel.

Semoga kami bisa membantu menangani karhutla di Sumsel ini, meskipun hanya sebagian kecil. Kami harap apa yang kami lakukan bisa berdampak besar bagi masyarakat.

"Saya berterimakasih atas gerakan ini di mana kalian tentu akan menjadi mahasiswa yang sepemikiran dengan masyarakat banyak, serta yang harus kita ingat bahwa jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Sebagai pemimpin daerah, saya merasakan tanggung jawab ini sebagai yang tidak hanya perbaikan saja, tapi bagaimana menata ke depan," ujarnya

Pada kesempatan yang sama Gubernur Herman juga menginstruksikan kepada dinas-dinas terkait agar memberikan fasilitas kepada para mahasiswa.

"Saya harap instansi yang terkait agar memberikan fasilitas kepada APPI ini, agar mereka dapat bekerja bersama masyarakat dalam menghentikan dan mengatasi kobaran api," tuturnya.

Herman juga meminta kepada mahasiwa yang tergabung dalam aliansi tersebut, selain memadamkan api, nantinya dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dengan tidak membakar lahan.

Wahyu, 20 tahun, salah seorang mahasiswa, mengaku tulus ingin membantu masyarakat dengan memadamkan karhutla agar kabut asap yang beberapa waktu ini menyelimuti Kota Palembang dan sebagian wilayah di Provinsi Sumsel dapat berkurang.

"Semoga kami bisa membantu menangani karhutla di Sumsel ini, meskipun hanya sebagian kecil. Kami harap apa yang kami lakukan bisa berdampak besar bagi masyarakat," ujarnya. []

Berita terkait
Kebakaran Hutan dan Lahan Mengacaukan Sumatera Utara
Kebakaran hutan dan lahan di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan berimbas mengacaukan penerbangan, pertanian hingga kesehatan warga Sumatera Utara.
Kabut Asap Kebakaran Hutan Mulai Mengepung Aceh
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Pulau Sumatera mulai meluas ke Banda Aceh. Diharapkan masyarakat memakai masker.
Semeru dan Empat Gunung yang Terdampak Kebakaran Hutan
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami kebakaran lahan, apinya menjalar hingga Ranu Kumbolo. Selain itu terdapat empat gunung lain di Jawa, hangus.
0
Identitas Wanita Pendarahan di Masjid Gowa Terungkap
Sesosok wanita ditemukan bersimbah darah karena diduga menggugurkan kandungannya di Masjid kini identitasnya terungkap.