UNTUK INDONESIA
Nunung Diisukan Jual Sawah Demi Rehab, Bagus Marah
Artis Nunung dikabarkan akan menjual rumah untuk biaya proses rehabilitasi. Namun, pihak keluarga membantah isu tersebut.
Nunung Srimulat ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada Jumat, 19 Juli 2019. (Foto: Instagram/nungers63.id)

Jakarta - Komedian Nunung, dikabarkan menjual rumah untuk membiaya proses rehabilitasi. Namun, pihak keluarga menangkis isu tersebut. 

Dari balik jeruji besi, pelawak yang menjadi anggota Srimulat itu tidak mau tinggal diam. Ia menitipkan pesan kepada putranya, Bagus Permadi untuk meluruskan permasalahan agar tidak terjadi disinformasi.

"Menanggapi pihak-pihak yang selama ini sudah membuat statement tentang mama (Nunung) mengenai proses hukum, mama menyampaikan mohon untuk tidak membuat statement yang sekiranya menyambung ke masalah hukum," ujar Bagus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 13 Agustus 2019.

Karena kami pihak keluarga merasa dirugikan.

Selain itu, ibunya juga berpesan kepada Bagus, bahwa dia merasa dirugikan karena hal tersebut dapat menghambat proses hukum yang sedang berjalan.

"Karena ini cukup membuat proses sedikit tertahan ya," kata dia.

"Mama juga berpesan sekiranya dari pihak-pihak tertentu untuk tidak membuat statement yang tidak ada izinnya dengan pihak keluarga maupun mama langsung. Karena kami pihak keluarga merasa dirugikan," tuturnya.

Diketahui, Nunung memang menjual beberapa aset pribadi di Jawa Tengah. Tetapi itu tidak ada sangkut paut dengan masalah rehabilitasi. 

Bagus menegaskan, ibunya sudah lama menjual aset berupa sawah dan tanah sebelum tersangkut narkoba.[]

Baca juga:

Berita terkait
Polisi Tangkap Jaringan Pengedar Sabu Nunung
Polisi Tangkap jaringan pengedar sabu bagi komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung di Trenggalek, Jawa Timur.
Nunung dan Artis Narkoba Apakah Diperlakukan Istimewa?
Apakah Nunung dan artis lain diperlakukan berbeda atau sama dengan pecandu dari kalangan biasa ketika menjalani rehabilitasi?
0
Calon Jaksa Agung Lebih Baik Non Partisan
Pengamat politik Emrus Sihombing mengatakan seharusnya Jaksa agung bebas dari konflik kepentingan (non partisan).