Bandung, (Tagar 14/2/2019) - DPD Partai Gerindra Jawa Barat menilai Mulan Jameela calon legislatif dari Gerindra Dapil Jabar XI masih berpeluang menang Pileg 2019. Meskipun sosoknya banyak dihujat masyarakat terutama pasca suaminya Ahmad Dhani dipenjara akibat kasus pencemaran nama baik.

"Intinya kalau Allah SWT sudah menakdirkan begitu (menang atau kalah) semua peluang menang atau kalah masih memungkinkan, manusia bisa apa? Kun Fayakun-lah (terjadi maka terjadilah)," tutur Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jabar, Daddy Rohanaddy kepada Tagar News saat ditemui di DPD Partai Gerindra, Bandung, Kamis (14/2).

Menurut Daddy, permasalahan Mulan Jameela yang kontroversial dan yang sering dihujat di media sosial dan Ahmad Dhani serta politisi Gerindra lain yang kontroversial tidak akan menggerus elektabilitas ataupun citra Partai Gerindra, dalam konteks Pileg maupun  Pilpres 2019. Sebab katanya Gerindra tidak tergantung kepada dua figur tersebut.

"Sebenarnya berpengaruh atau tidaknya seseorang seperti Mulan Jameela dan Ahmad Dhani itu pada perolehan suara Partai Gerindra (Pileg) dan Pilpres 2019 baru akan terbukti valid pasca 17 April. Kita tidak bisa menjustifikasi sesuatu yang belum nampak karena kita bukan malaikat, tetapi yakinlah bisalah menang," katanya.

Ahmad Dhani Tetap Caleg Jatim

Daddy Rohanaddy juga mengatakan hingga saat ini Ahmad Dhani masih tetap caleg di Jawa Timur, walaupun Dhani sudah divonis bersalah dan dipenjara dalam kasus tindak pidana ujaran kebencian.

Ia mengatakan Gerindra tidak perlu mencoret Ahmad Dhani karena memang dari aturan yang berlaku calon legislatif tidak bisa dicoret dari DCT kecuali Ahmad Dhani meninggal dunia.

"Aturan yang berlaku seperti ini, lagi pula proses hukum sedang berjalan dan pencetakan suara juga sedang berjalan," ujar Daddy.

Sementara itu, beberapa warga mengatakan tak akan memilih Mulan Jameela dalam pemilihan legislatif 17 April mendatang.

Mulan Jameela calon legislatif Dapil XI meliputi Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

Warga yang ditemui menilai istri Ahmad Dhani tersebut kapasitasnya kurang, minim prestasi. Apalagi rekam jejaknya sama sekali tidak pernah ikut terlibat dalam organisasi sosial atau apa pun itu bentuk organisasinya yang mengarah kepada kepedulian masyarakat.

Diah Nurfaidah (50) warga Tasikmalaya yang bekerja sebagai karyawan swasta di Bandung mengakui tidak akan memilih Mulan Jameela. Alasannya cukup sederhana dan logis karena dirinya tidak melihat rekam jejak Mulan Jameela yang positif, hanya tahunya Mulan Jameela sebagai pelakor (perebut laki orang).

"Ngapain juga pilih Mulan Jameela, kan masih banyak calon legislatif lain yang memiliki kualitas baik untuk mewakili warga di sini (Garut, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya). Saya lebih memilih yang lain saja daripada Mulan Jameela," kata Diah.

Hal serupa disampaikan Ferry (40) karyawan swasta di Bandung, mengaku tidak akan memilih Mulan Jameela bukan karena ia caleg dari Partai Gerindra tetapi karena sosok Mulan Jameela yang tidak ada prestasi sama sekali. Mulan Jameela dikenal sebagai artis kontroversial dan mimim prestasi di dunia entertaimen.

"Tidak, saya tidak akan memilih Mulan Jameela. Siapa dia? Cuman artis kontroversial yang tak memiliki kemampuan sebagai wakil rakyat," tegas Ferry.

Ferry menambahkan, Mulan Jameela juga dikenal sebagai orang Sunda berlatar belakang bangsawan atau menang Sumedang yang dianggap tidak bisa merakyat. 

"Jadi, bagaimana bisa menyuarakan aspirasi masyarakat?" katanya. []

Baca juga: