UNTUK INDONESIA
Ngabalin Anggap Rocky Gerung Amoral
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menganggap Rocky Gerung amoral, alias tidak berakhlak.
Ali Mochtar Ngabalin. (foto: pintarpolitik.com).

Jakarta - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan berbagai pernyataan yang dilontarkan Rocky Gerung hanya mencari sensasi dengan tindakan amoral. 

Kalau Rocky punya moral, Rocky punya intelektual knowledge ada, Rocky punya akhlak ada, enggak gitu.

"Cari sensasilah," kata Ngabalin di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Desember 2019.

Dia maukan pengamat politik yang sering tampil di layar kaca itu mendapatkan hidayah, agar menyadari pandangannya selama ini keliru.

"Mudah-mudahan Tuhan memberikan (Rocky Gerung) hidayah, agar bisa sadar," tuturnya.

Baca juga: FPI dan PA 212 Ancam Bakal Demo Polisi Lagi

Ngabalin menyindir, selama ini mantan dosen Universitas Indonesia (UI) itu yang mengaku memiliki latar belakang pendidikan tinggi, malah tidak mengaplikasikan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. 

"Orang berilmu itu bukan orang yang pandai menghujat dan mencaci maki dan mendungu-dungukan orang. Kalau Rocky punya moral, Rocky punya intelektual knowledge ada, Rocky punya akhlak ada, enggak gitu," ucapnya.

Ngabalin mengatakan, dia memiliki latar daerah yang sama dengan Rocky Gerung. Dia memastikan bahwa orang yang berasal dari tanah Sulawesi, tidak ada yang berbuat tercela seperti Rocky.

"Saya kira orang timur seperti Rocky, orang-orang Sulawesi tidak punya perilaku seperti itu. Saya tidak tahu karakter dari mana dia bawa ke Jakarta. Sebagai anak Sulawesi, saya tidak menemukan ada orang Sulawesi berkarakter seperti itu, mendungu-dungu kan orang," tuturnya.

"Kalau orang punya ilmu itu maka dia harus bisa lebih santun, memiliki tata krama yang bagus, dia boleh mengkritik tapi dia bisa memberikan jalan keluar bukan dengan mendungu-dungukan orang," kata Ali Mochtar Ngabalin.

Baca juga:  AHY 'Golden Boy' Partai Demokrat

Beberapa waktu lalu, Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Henry Yosodiningrat kembali melaporkan Rocky Gerung ke kepolisian. Rocky dituduh mencemarkan nama baik setelah mengunggah foto di akun Instagramnya, @rockygerungofficial, dibumbui keterangan 'dungu'.

Pernyataan 'dungu' diduga ditunjukan kepada Henry. Musababnya laporan Henry untuk pertama kalinya ke Rocky pada Senin, 9 Desember 2019 ditolak kepolisian.

"Bahwa kalimat tersebut, dalam hal ini yang menyebut “Yang nge-lapor Dungu sih” adalah merupakan Penghinaan dan/atau Pencemaran terhadap Nama Baik Saya," tulis Henry dalam surat laporan yang ditujukan ke Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019. []

Berita terkait
Ngabalin: Rocky Gerung Menjelaskan Ketololannya
Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin menilai Rocky Gerung sedang menjelaskan ketololannya saat menyebut Jokowi tak paham Pancasila.
Ngabalin Ceritakan Alasan Jokowi Menariknya ke KSP
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menceritakan, Presiden Jokowi mengembalikannya ke lingkup Istana.
Suara Ngabalin-Dini Purwono Soal Hukum Mati Koruptor
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin dan Stafsus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono angkat bicara soal hukum mati koruptor.
0
Khofifah: May Day Risiko Besar Penularan Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kepada buruh untuk tidak turun ke jalan memperingati May Day Hari Buruh Internasional.