Nasib Warga Palestina dan Suriah di Musim Dingin Mematikan

Suhu di Palestina bisa mencapai 17 derajat celcius dan suhu di Suriah dapat menyentuh angka 5 derajat celcius.
Wanita Palestina membersihkan perabot rumah tangga di dekat rumahnya yang hancur di selatan Jalur Gaza. (Foto: Tagar/Mohamed Salem/Reuters)

Banda Aceh - Musim dingin menyelimuti bumi Palestina dan Suriah di tengah konflik kemanusiaan menahun. Suhu di Palestina bisa mencapai 17 derajat celcius dan suhu di Suriah dapat menyentuh angka 5 derajat celcius, jutaan warga Suriah hidup dalam keprihatinan di kamp-kamp pengungsian. 

Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh Lisdayanti mengajak masyarakat Aceh menyediakan bantuan 1.000 paket pangan musim dingin bagi warga di Palestina dan Suriah. Isi paket pangan berupa beras, sphagetti, daging kornet, minyak goreng, garam, gula, kacang-kacangan, saos, bahan, bahan dasar roti, selai, keju, dan teh. Harga paket pangan promo senilai Rp 560.000.

“Insyaallah, bantuan pangan ini dapat menjadi energi tubuh saudara-saudara kita dalam melawan cuaca dan udara dingin yang mengancam nyawa,” kata Lisdayanti di Banda Aceh, Selasa, 24 November 2020.

Selama ini mereka mengandalkan bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan pangan di kamp pengungsian.

Ia mengatakan saudara-saudara di Palestina merasakan betul bagaimana penjajahan dan pengepungan zionis membuat perekonomian negeri mereka goyah. Kemiskinan meningkat dan membuat banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. “Padahal, makanan menjadi salah satu kebutuhan yang mesti dipenuhi untuk melawan rasa dingin,” ujarnya.

SuriahAnak-anak Suriah sedang menghangatkan diri di kamp pengungsian. (Foto: Tagar/Dok ACT)

Ia menambahkan, pengepungan dan blokade zionis memaksa saudara Palestina kita hidup dalam kemiskinan. Mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, apalagi logistik musim dingin di tengah pandemi ini. Pun jika mereka bisa memiliki penghangat ruangan, listrik untuk menyalakannya tak ada karena dibatasi oleh zionis ketersediaannya.

Ia menjelaskan, kondisi Suriah juga tidak kalah memprihatinkan. Mereka masih diuji dengan konflik dan krisis kemanusiaan, membuat jutaan saudara kita hidup dalam keterbatasan. Jauh dari rumah yang memberikan kehangatan, banyak saudara kita tinggal di tenda-tenda pengungsian ala kadarnya. Di tenda-tenda pengungsian, warga Suriah kita berjuang melawan dinginnya udara dan cuaca dengan perut lapar.

“Selama ini mereka mengandalkan bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan pangan di kamp pengungsian,” terangnya.

Saat ini kata Lisdayanti, warga Suriah terkatung-katung nasibnya di kamp-kamp pengungsian. Mereka bertahan melanjutkan kehidupan dengan segala keterbatasan, mengandalkan bantuan kemanusiaan. Dingin udara mengancam mereka yang tinggal di dalam tenda-tenda yang jauh dari kata layak untuk melindungi diri.

Baca juga: 

“Tegakah kita membiarkan mereka menghadapi musim dingin ini sendirian,” tuturnya.

Dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim disebutkan, perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh, bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.

“Jangan biarkan saudara-saudara kita di Palestina dan Suriah berjuang sendiri menghadapi ganasnya musim dingin yang mengancam,” katanya.

Hal senada disampaikan Plt Majelis Adat Aceh (MAA) Prof Farid Wajdi Ibrahim. Ia menyerukan agar kaum muslimin dan muslimat memberikan dukungan moral dan doa kepada rakyat Palestina dan Suriah. 

SuriahKondisi kamp pengungsi di Suriah di tengah musim dingin. (Foto: Tagar/Dok ACT)

Baca juga: 

“Mari menjadi dermawan, membagi rasa, kepada saudara-saudara kita dari zaman ke zaman ditimpa musibah di Palestina dan Suriah, yang paling para menghadapi musim dingin, dengan mengirimkan bantuan paket pangan kepada mereka” ujarnya. 

Penyaluran bantuan dapat melalui rekening Bank Aceh Syariah 01001930009205, BNI Syariah 6600011008, dan Mandiri Syariah 7089786023 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Konfirmasi donasi melalui WhatsApp 082283269008, Telepon 0651-7315352, atau melalui instagram @act_aceh. []

Berita terkait
Coreng Hitam Saksi Bisu Kegagalan Damai Israel dan Palestina
Pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina jadi pembicaraan diplomasi yang berlarut-larut meninggalkan coreng yang jadi saksi bisu
Negosiator Damai Palestina Meninggal Akibat Virus Corona
Palestina kehilangan dipolomat ulung ketika Sekjen Komite Eksekutif PLO, Dr Saeb Erekat, dikabarkan meninggal dunia usai tertular virus corona
Kurdi Suriah Optimistis Joe Biden Lanjutkan Dukungan
Para pemimpin Kurdi Suriah katakan optimisme mereka mengenai berlanjutnya dukungan AS di bawah Joe Biden bagi pasukan mereka
0
Mendagri: Belanja Pemerintah Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi
Mendagri mengatakan, belanja pemerintah baik pusat maupun daerah merupakan tulang punggung utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional.