UNTUK INDONESIA
Musda di Medan Tunjuk Ketua Golkar Sumut 2020-2025
Musyawarah Daerah (Musda) berhasil memilih Yasir Ridho Lubis sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara periode 2020-2025.
Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumut memilih Yasir Ridho Lubis sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut periode 2020-2025. Musda berlangsung di Medan, Senin 24 Februari 2020. (Foto: Tagar/Facebook)

Medan - Musyawarah daerah (Musda) menunjuk Yasir Ridho Lubis sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara untuk periode 2020-2025, yang digelar di salah satu hotel berbintang di Medan, Senin 24 Februari 2020.

Dalam sidang yang dipimpin pengurus DPP Partai Golkar Mustafa Raja tersebut, seluruh pemilik suara menyepakati sosok Yasir sebagai ketua hingga lima tahun ke depan.

“Dengan ini pimpinan sidang menetapkan H Ahmad Yasir Ridho Lubis sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut masa bakti 2020-2025,” kata Mustafa M Raja, dikutip dari Antara.

Yasir Ridho sendiri usai terpilih mengatakan dalam waktu dekat segera menyusun formasi kepengurusan DPD Partai Golkar Sumatera Utara.

Menurut dia, proses pemilihan secara aklamasi menjadi salah satu modal penting dalam bekerja membesarkan Partai Golkar.

“Kita bisa melihat adanya kebersamaan di sini, saya mendapat dukungan dari seluruh DPD kabupaten kota. Ini bentuk kebersamaan yang sangat penting untuk membesarkan Golkar,” katanya.[]

Berita terkait
Polsek Tak Menangani Pidana, Golkar Tepis Ide Mahfud
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Supriansa tidak menyetujui ide Ketua Kompolnas Mahfud Md soal Polsek tidak menangani kasus pidana.
Golkar Sumut Dukung Airlangga Hartarto
Golkar Sumut untuk mendukung Airlangga Hartanto sebagai Ketua Umum Golkar pada musyawarah nasional Golkar tahun ini.
Golkar Pertimbangkan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi Pimpin Sumut
Golkar pertimbangkan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi pimpin Sumut. “Pangkostrad dinilai sebagai sosok yang tepat memimpin Sumut,” kata Nusron Wahid.
0
Selebgram Awkarin dan Ruth Stefani Diperiksa Polisi
Dua selebgram yakni Awkarin dan Ruth Stefani memenuhi panggilan pemeriksaan Kepolisian Daerah Jawa Timur.