UNTUK INDONESIA
Mudik dari Bekasi, Perantau Agam Positif Covid-19
Seorang perantau asal Agam positif Covid-19 usai pulang melewati jalur darat dari Bekasi, Jawa Barat.
ilustrasi Covid-19 (Dok. Tagar)

Agam - Tiga warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali terpapar Covid-19. Satu di antaranya merupakan RI, perantau yang baru mudik dari Bekasi, Jawa Barat. Alhasil, pasien positif Covid-19 di daerah itu kini menjadi 17 kasus.

Pasien ini menempuh perjalanan naik truk angkut dari Bekasi ke Dharmasraya. Kemudian dia naik travel ke Kota Bukittinggi dan menyambung naik travel online.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Agam, Kasman Zaini mengatakan pasien berinisial RI, merupakan warga Nagari Salo, Kecamatan Baso. Setelah menempuh perjalanan jalur darat dari perantauan, pasien tersebut sempat dikarantina di PPSDM Baso.

"RI sampai di Salo tanggal 5 Mei 2020. Sebelumnya pasien ini menempuh perjalanan naik truk angkut dari Bekasi ke Dharmasraya. Kemudian dia naik travel ke Kota Bukittinggi dan menyambung naik travel online ke Salo. Saat ini dia juga sudah dirawat di Kota Padang," katanya, Rabu, 13 Mei 2020.

Kepastian positif terpapar virus corona itu, kata Kasman, berdasarkan hasil uji swab Laboratorium Biomedik Universitas Andalas dan Laboratorium Balai Veteriner Baso.

"Hari ini, terdapat tiga pasien baru terkonfirmasi positif corona di Agam. Satu orang terpapar dari hasil tracking pengembangan klaster WM. Dua lagi merupakan klaster baru di Agam," katanya.

Selain RI, dua pasien baru yang terkonfirmasi positif itu yakni CM, pegawai perempuan RSUD Lubuk Basung dan seorang laki-laki berinisial RD, yang bertugas di IGD RSAM Bukittinggi.

"CM terinfeksi corona setelah dilakukan pemeriksaan karena memiliki riwayat kontak dengan pasien WM. Saat ini CM sudah menjalani perawatan di Padang. Sedangkan RD langsung diisolasi di RSAM Bukittinggi tempatnya bekerja," tuturnya.

Dengan penambahan tiga kasus itu, Kasman kembali mengimbau masyarakat untuk lebih mentaati protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 yang dianjurkan.

Seperti, memakai masker, menjaga jarak, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan dengan sabun serta mengikuti kebijakan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus tersebut.

"Mari kita semua berdoa, semoga pandemi wabah Covid-19 segera berakhir," katanya.[]


Berita terkait
Usai Cekcok di Agam, Politisi Gerindra Kena Sanksi
Anggota DPRD Pasaman yang ribut dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Agam mendapat sanksi dari Partai Gerindra.
Petani Agam Meninggal di Sawah Dijemput Tim Covid-19
Seorang petani di Kabupaten Agam ditemukan meninggal dunia di dalam sawahnya. Jasadnya dibawa Satgas Covid-19 ke RSAM Bukittinggi.
Bantuan Corona Tak Datang, Puluhan Warga Agam Protes
Puluhan masyarakat di Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, protes ke pemerintah karena tidak menerima BLT Provinsi Sumbar.
0
Mudik dari Bekasi, Perantau Agam Positif Covid-19
Seorang perantau asal Agam positif Covid-19 usai pulang melewati jalur darat dari Bekasi, Jawa Barat.