UNTUK INDONESIA
Misteri Petilasan Nyi Loro Kidul di Bukit Permoni Bantul
Cerita mistis di lokasi pertemuan Nyi Roro Kidul dengan Sultan Agung di lereng Bukit Permoni Bantul, Yogyakarta. Berikut penjelasan si juru kunci.
Kijing di lereng Bukit Permoni Bantul yang dianggap makam salah satu anak dari Sultan Agung. (Foto: Tagar/Faya Lusaka Aulia)

Bantul - Mengulik rumah Daldiri, 50 tahun, yang terbakar pada Selasa, 13 Oktober 2020 lalu ternyata memiliki cerita mistis. Rumah semi permanen yang berada di lereng Bukit Permoni, atau tepatnya di Dusun Karangwuni, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta ini, konon disebut disebut sebagai petilasan Nyi Roro Kidul

Sampai saat ini, warga sekitar mengakui hal ini. Sebagian warga juga menyebut daerah tersebut juga wingit atau angker. Konon di tempat itu ada salah satu batu nisan yang hilang. Hingga kini hilangnya masih misterius.

Menurut Daldiri, dari cerita yang didapatkan dari leluhurnya, di daerah tersebut memang dikenal dan dipercayai sebagai napak tilas atau petilasan pertemuan antara Nyi Roro Kidul dengan Raja Kasultanan Mataram, Sultan Agung. Tanah di mana rumah semi permanen miliknya itu didirikan sampai saat ini merupakan tanah milik pihak Keraton Yogyakarta atau Sultan Ground.

Dari cerita mbah-mbah itu makam salah satu anak Sultan Agung. Tapi namanya siapa kurang tahu pastinya.

Pria yang menjadi juru kunci di kawasan tersebut mengatakan, di lokasi tersebut terdapat satu kijing atau batu nisan yang dipercayainya sebagai makam salah satu anak dari Sultan Agung. "Dari cerita mbah-mbah itu makam salah satu anak Sultan Agung. Tapi namanya siapa kurang tahu pastinya," ungkap Daldiri saat ditemui Tagar di lokasi, Selasa, 20 Oktober 2020. 

Kakek berusia 65 tahun ini mengatakan, tidak hanya itu, sebelumnya di lereng Bukit Permoni ini sebenarnya tidak hanya terdapat satu kijing saja. Ada satu kijing lagi yang juga merupakan makam dari anak Sultan Agung yang lainnya.

Daldiri, juru kunci petilasan Nyi Loro KidulDaldiri, juru kunci petilasan Nyi Loro Kidul di Bukit Permoni Bantul. (Foto: Tagar/Faya Lusaka Aulia)

Namun entah mengapa tiba-tiba keberadaan kijing hilang begitu saja. “Tidak ada yang tahu keberadaan kijing yang satunya, warga juga tidak mengatahui kok bisa hilang yang satu," ujar Daldiri. 

Dia mengatakan, dulu semasa ibunya masih hidup menceritakan, setiap ada burung yang jatuh di atas petilasan yang terdapat makam tersebut pasti akan langsung mati. Bahkan apabila ada orang jatuh pasti juga akan sakit dan langsung meninggal. 

Tidak ada yang tahu keberadaan kijing yang satunya, warga juga tidak mengatahui kok bisa hilang yang satu.

Menurut Daldiri, di lokasi rumah yang dibangunnya di lereng Bukit Permoni ini sebenarnya ada beberapa petilasan yang juga masih ada kaitannya dengan Sultan Agung. Di Bukit Permoni ada petilasan Batu Sembrani, yang konon adalah tempat digunakan Kuda Sembrani untuk terbang kabur dari kandangnya.

Selain itu, ada pula petilasan Batu Tetes yang merupakan tempat gugurnya kandungan Gusti Ratu Puteri. Ceritanya, air mata Gusti Ratu Puteri yang sedih menjadi wujud suatu mata air.

Lereng Bukit Permoni BantulRumah Daldiri di lereng Bukit Permoni Bantul yang terbakar pada 13 Oktober 2020. (Foto: Tagar/Faya Lusaka Aulia)

Daldiri sendiri menempatinya kawasan lokasi tersebut sejak 2006 lalu. Lebih tepatnya setelah bencana gempa bumi melanda Bantul dan sekitarnya. Keinginannya menempati tempat tersebut bukan ingin menjadi juru kunci.

"Tujuan saya mendirikan rumah di sini bukan karena ingin menjadi juru kunci. Akan tetapi tujuannya hanya sekedar untuk nguri-nguri atau melestarikan budaya," kata Daldiri.

Keberadaan lokasi tersebut yang wingit atau mistis diakui sejumlah warga setempat. Seperti diungkapkan oleh Doel, yang menyebut rumah Daldiri dan sekitarnya memang wingit. "Karena diketahui sebagai napak tilas pertemuan Nyi Roro Kidul," ungkapnya.

Menurut dia, rumah Daldiri selama ini tidak dipasangi listrik. Untuk penerangannya sehari-hari menggunakan sentir. Alasannya, Daldiri selama ini dikenal sebagai orang yang menyukai hal-hal gaib. []

Baca Juga:

Berita terkait
Pembisik Bunuh Diri dan Misteri Pulung Gantung Gunungkidul
Warga Gunungkidul sebagian masih mempercayai bunuh diri akibat pulung gantung. Benarkah ada sosok yang membisikkan untuk mengakhiri hidup?
Mengenal Wani Ora, Tim Penjelajah Dunia Misteri dan Lelembut
Tim Wani Ora kian dikenal sebagai tim penjelajah dunia mistis. Begini awal mula bedirinya chanel YouTube asal Yogyakarta yang semakin digemari ini.
Mengungkap Kematian Misterius Puluhan Warga di Klaten
Fenomena meninggal dunia dengan cara tidak wajar terjadi di Klaten, Jawa Tengah. Ada apa, mengapa dan siapa penyebabnya?
0
Politisi PKB Sebut BBKSDA Sumut Melindungi Perusak Ekosistem
BBKSDA Sumatera Utara dituding melakukan pembiaran terhadap aktivitas perkebunan kelapa sawit yang merusak ekosistem.