UNTUK INDONESIA
Mengenal Gonore dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Gonore (GO) merupakan penyakit infeksi menular seksual yang kerap dialami banyak orang. Berikut penjelasan gonore, gejala, dan cara pengobatannya.
Ilustrasi Alat Kelamin. (Foto: Pixabay/derneuemann)

Jakarta - Selain hidung, nyatanya pilek juga bisa terjadi pada alat kelamin. Masalah kesehatan ini dikenal dengan nama gonore (GO). Penyakit ini merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria Gonorrhoeae.

Gangguan kesehatan ini ditandai dengan keluarnya nanah yang mirip seperti ingus pada alat kelamin. Penyakit ini bisa menular melalui kontak seksual dengan orang yang terinfeksi termasuk seks oral dan seks anal, bahkan juga bisa menular dari ibu kepada anak selama proses persalinan.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, mengatakan GO yang tidak diatasi segera mungkin dan dibiarkan berkembang bisa mengakibatkan berbagai risiko yang berbahaya untuk kesehatan yakni komplikasi.

Pada pria gejala yang paling jelas adalah keluar nanah, bentuknya seperti ingus putih, makanya disebut pilek.

"Berdasarkan lokasi anatomis, komplikasi GO dapat terjadi pada genital dan sekitarnya (seperti saluran kemih, panggul, dan kandungan) dan ekstra genital (faring/saluran menelan, selaput lendir mata/konjungtiva, sendi). Infeksi GO berat dan lanjut pada wanita bahkan dapat menyebabkan penularan infeksi GO ke bayi saat proses melahirkan dan infertilitas (kemandulan)," kata dia dalam virtual meida briefing 'Gonore (GO): Mungkinkah 'pilek' pada alat kelamin sembuh?, Rabu, 5 Agustus 2020.

Gejala Gonore

Ketika terinfeksi GO biasanya tidak langsung menimbulkan gejala. Tanda-tanda tersebut biasanya akan muncul setelah 10-20 hari terinfeksi.

Gejala yang muncul akibat GO pada laki-laki dan perempuan tentu tidak sama lantaran panjang saluran kemih yang berbeda. Pada pria yang terinfeksi GO, gejala yang dialami biasanya lebih mudah diketahui dibandingkan wanita. Penyakit ini akan menimbulkan tanda-tanda seperti pilek yang berupa nanah pada alat kelamin. 

"Pada pria gejala yang paling jelas adalah keluar nanah, bentuknya seperti ingus putih, makanya disebut pilek," ucap dr. Anthony.

Berikut gejala umum GO yang mudah dikenali pada pria:

  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering
  • Keluarnya nanah dari penis (tetesan cairan) berwarna putih, kuning, krem, atau kehijau-hijauan
  • Bengkak dan kemerahan pada bukaan atau kulup penis
  • Bengkak atau nyeri pada testis

Sementara pada wanita, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang cukup jelas atau asimtomatik. "Pada wanita tidak punya keluhan, sehingga sulit dideteksi. Umumnya, diketahui saat infeksi sudah parah atau ketika suami berobat dan membawa istri," ujar dr. Anthony.

Biasanya tanda-tanda yang muncul saat wanita terinfeksi GO yakni adanya nanah pada mulut rahim. Ini tentu perlu ditangani secepat mungkin karena jika tidak bisa menyebabkan berbagai masalah serius nantinya.

Pengobatan Gonore

Penyakit ini sebenarnya bisa disembuhkan dengan pengobatan yang benar dan tepat. Pengobatan yang biasa diberikan pada seseorang yang terinfeksi gonore, yaitu antibiotik. Obat tersebut harus dikonsumsi dengan dosis yang tepat. Ini bertujuan untuk mencegah resistensi dan mutasi bakteri.

Pengobatan GO tentu sangat penting untuk kesembuhan pasien dan mencegah penyakit tersebut kambuh kembali. "Sebenarnya, jarang terjadi kekambuhan pada infeksi gonore bila ditangani dengan benar dan tepat, kecuali jika pasien mendapat infeksi baru melalui kontak seksual lainnya atau terdapat ko-morbiditas dengan penyakit infeksi menular seksual lain, yaitu infeksi Chlamydia. Maka, pengobatan penting dilakukan secara rutin," tutur dr. Anthony.

Sebelumnya, menurut data terakhir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2018, ada 98 juta kasus baru gonore di dunia. "Diperkirakan terdapat sekitar 2 juta kasus baru di Indonesia setiap tahunnya," kata dr. Anthony. []

Baca Juga:

Berita terkait
Cara Mengobati Biang Keringat pada Bayi di Rumah
Biang keringat menjadi salah satu masalah yang biasa dialami anak-anak khususnya bayi. Berikut cara untuk mengatasi masalah tersebut.
Mengenal Cara Baru Atasi Batu Tanduk Rusa di Ginjal
Kini mengatasi batu tanduk rusa di ginjal bisa dengan teknik baru tanpa menggunakan x-ray guna meminimalisir paparan radiasi terhadap pasien.
Gejala Batu Tanduk Rusa Ginjal yang Perlu Diwaspadai
Batu tanduk rusa ginjal menjadi penyakit yang kerap dialami masyarakat Indonesia. Sehingga penting untuk mengenal gejalanya agar tetap waspada.
0
Venue Tenis PON Papua Dipalang Warga, Ini Alasannya
Sekelompok warga Port Numbay dari Suku Hamadi memalang akses jalan masuk venue tenis PON XX. Ini penyebabnya