UNTUK INDONESIA
Mengenal Cara Kerja Maskapai Penerbangan Murah
Di Indonesia, terdapat beberapa maskapai berbiaya rendah seperti Lion Air dan Citilink.
Lion Air (Foto: Wikipedia).

Jakarta - Bagi orang yang sering menggunakan moda transportasi pesawat terbang tentu tidak asing dengan istilah low cost carrier atau maskapai penerbangan berbiaya rendah. Di Indonesia, terdapat beberapa maskapai berbiaya rendah seperti Lion Air dan Citilink.

Menarik untuk mengetahui bagaimana maskapai berbiaya murah mampu memberikan tarif yang lebih murah dari maskapai penerbangan full service atau hybrid seperti Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Batik Air.

Berikut Tagar rangkum cara kerja maskapai berbiaya murah dilansir dari Wendover Production.

1. Beli Pesawat Baru dengan Jumlah Besar

Maskapai berbiaya murah kerap melakukan pemesanan pesawat baru dengan jumlah besar. Di Eropa, maskapai penerbangan murah seperti Ryanair, Easyjet, dan Jetblue melakukan hal tersebut sehingga mendapat harga pembelian yang lebih murah dibandingkan maskapai yang hanya membeli beberapa unit dengan beragam tipe.

Biasanya, maskapai tersebut selalu memesan jenis pesawat yang sama untuk seluruh armadanya, seperti Citilink dengan Airbus A320, Lion Air dengan Boeing 737, dan Germanwings dengan Airbus A319.

RyanairMaskapai berbiaya murah asal Irlandia, Ryanair. (Foto: corporate.ryanair.com)

2. Beli Jenis Pesawat yang Sama

Maskapai penerbangan berbiaya murah lebih sering membeli jenis pesawat yang sama sebagai armada operasionalnya. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya perawatan pesawat. Dengan hanya memiliki 1 jenis pesawat, maskapai berbiaya murah hanya perlu merekrut pilot, pramugari, staf darat, dan mekanik yang lebih sedikit.

Dengan begitu, biaya operasional pegawai maskapai dapat ditekan dengan lebih murah. Di Eropa, maskapai ini biasa memesan pesawat dengan spesifikasi yang lebih hemat, seperti bangku penumpang yang fixed dan desain kabin pesawat yang basic.

EasyJetMaskapai penerbangan berbiaya murah asal Inggris, EasyJet. (Foto: mro-network.com)

3. Gunakan Layanan Self-Service

Maskapai penerbangan berbiaya rendah biasanya memanfaatkan mesin untuk layanan kepada para penumpang yang menggunakan jasa mereka, seperti self-service check-in. Biasanya, pengguna maskapai ini tidak membawa barang yang banyak. Di Eropa, maskapai ini biasanya mengenakan biaya tambahan jika penumpangnya membawa barang yang harus dimuat di bagasi pesawat.

Dengan menggunakan layanan self-service, maskapai dapat mengurangi biaya operasional perusahaan dengan hanya membayar biaya perawatan mesin layanan yang harganya lebih hemat.

Self ServiceKonter layanan self service di bandara. (Foto: catchaypacific.com)

4. Satu Pesawat dengan Banyak Destinasi

Maskapai penerbangan berbiaya murah biasanya memiliki destinasi tujuan yang lebih beragam dibandingkan maskapai full service. Hal ini dapat mereka lakukan karena memiliki jumlah armada yang jauh lebih banyak. Selain itu, maskapai berbiaya murah menggunakan pesawat yang sama untuk banyak tujuan dalam hari yang sama.

Armada maskapai seperti Ryanair dan Easy Jet bisa melakukan 5 kali penerbangan dengan pesawat yang sama. Dengan strategi seperti itu, pihak maskapai dapat menurunkan biaya sandar pesawat.

PenerbanganIlustrasi. (Foto: Pixabay)

5. You Pay What You Get

Istilah 'you pay what you get' merupakan semboyan yang berlaku dalam layanan maskapai penerbangan berbiaya murah. Maskapai ini biasanya tidak memberikan fasilitas seperti makanan gratis atau in flight entertainment untuk memanjakan para penumpang.

Salah satu pendapatan terbesar maskapai berbiaya murah dalam laporan Wendover terdapat pada transaksi makanan dan minuman dalam penerbangan.

PramugariIlustrasi pramugara sedang melayani penumpang. (Foto: Pixabay/Tom von Strong)

Berita terkait
Rekam Jejak Garuda Indonesia
Garuda Indonesia memiliki perjalanan panjang dalam sejarah kedirgantaraan nasional.
Perjalanan Bisnis Maskapai Penerbangan Merpati Airlines
Maskapai yang terkenal dengan slogan 'Jembatan Udara Indonesia' ini sempat berjaya pada dekade 90-an.
Garuda Indonesia, Maskapai Paling On Time Sedunia
Garuda Indonesia kembali mempertahankan capaian tingkat ketepatan waktu terbaik dunia atau On Time Performance (OTP).
0
Relawan Pasang Ribuan Spanduk Kawal Pelantikan Jokowi
Juru Bicara KPN Dedy Mawardi membenarkan pemasangan ribuan spanduk di sejumlah wilayah di Indonesia datang dari pihaknya.