Memburu Teroris Ali Kalora Pembunuh Satu Keluarga di Sigi

Aparat keamanan TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Tinombala terus melakukan pengejaran kelompok teroris MTI Ali Kalora.
Empat peti jenazah korban pembantaian di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, saat dimakamkan, Sabtu, 28 November 2020. (Foto: Tagar/Screenshot YouTube Birgaldo To The Point)

Jakarta - Pemerintah melalui aparat keamanan TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Tinombala terus melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur atau MIT pimpinan Ali Kalora.

Kelompok teroris itu melakukan pembantaian satu keluarga di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Selain menewaskan empat orang dengan secara keji, kelompok bersenjata tersebut membakar sejumlah rumah warga.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dalam keterangan pers di Kantor Kemenko di Jakarta, Senin, 30 November 2020 menyampaikan langkah dan upaya yang dilakukan pemerintah pasca kejadian Jumat, 27 November 2020 tersebut.

Baca juga: Ini Pelaku Pembunuhan Sadis di Sigi

Dia menyebut, pemerintah menyesalkan dan mengutuk keras kekejian yang dilakukan kelompok teroris MIT dalam hal ini kelompok Ali Kalora terhadap sebuah keluarga di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Pemerintah mengimbau seluruh warga, khsususnya di Kabupaten Sigi agar tidak terpancing oleh upaya-upaya provokasi

Dikatakannya, peristiwa itu menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Pemerintah juga dengan ini menyampaikan duka mendalam dan pemerintah telah bertemu dengan keluarga korban. Pemerintah juga sudah melakukan langkah-langkah pemulihan atau trauma healing.

"Pemerintah telah memerintahkan aparat keamanan melalui satuan tugas Operasi Tinombala untuk melakukan pengejaran dan pengepungan terhadap para pelaku agar secepatnya dilakukan proses hukum yang tegas terhadap mereka," tukasnya.

Baca juga: Mahfud MD: Peristiwa Sigi Bukan Perang Suku atau Agama

Mahfud menyebut, pemerintah sudah memerintahkan aparat keamanan untuk memperkuat dan memperketat penjagaan serta pengamanan terhadap warga dari ancaman terorisme dan pihak-pihak yang ingin megacaukan keamanan dan ketertiban di wilayah itu.

Pemerintah kata dia, menjamin keamanan warga di seluruh wilayah indonesia, termasuk kepada warga di Kabupaten Sigi, terutama setelah terjadinya tindakan teror dan kekerasan terhadap warga di wilayah itu.

"Pemerintah mengimbau seluruh warga, khsususnya di Kabupaten Sigi agar tidak terpancing oleh upaya-upaya provokasi yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu," katanya. []

Berita terkait
Pengamat: Pola Serangan Teroris Berubah Jelang Natal - Tahun Baru
Pengamat terorisme, Rakyan Adibrata mengatakan potensi aksi teror jelang Natal dan Tahun Baru hingga kini ini masih ada dengan pola berubah.
KITA Kutuk Aksi Teroris Bunuh 4 Jemaat Gereja di Sulawesi
Maman menegaskan bahwa pihaknya mengutuk aksi terorisme yang berlangsung di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Pengamat: Tindak Pembantaian 4 Warga Sigi dengan UU Terorisme
Peristiwa pembantaian sadis empat warga di Sigi, Sulawesi Tengah, mendapat sorotan dari pengamat keamanan Dr Jannus TH Siahaan.
0
Menperin: Industri Kosmetik dan Produk Wellness Perlu Beradaptasi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan,Untuk terus bertahan, industri kosmetik dan produk wellness perlu terus beradaptasi.