UNTUK INDONESIA
Maros Terapkan Marka Jaga Jarak Khusus Sepeda Motor
Cegah penyebaran Covid-19, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Resort Maros melakukan perubahan marka jalan dengan penerapan jaga jarak.
Masyarakat di Maros mulai jaga jarak saat berada di traffict light. (Foto: Tagar/Aan Febriansyah)

Maros - Sebagai upaya penerapan physical distancing bagi pengguna roda dua di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan Satuan, Lalu Lintas (Satlantas) Resort Maros melakukan perubahan marka jalan dengan penerapan jaga jarak. Lokasinya berada di depan markas Polres Maros, Jalan Jendral Ahmad Yani.

"Modifikasi marka jalan ini tentunya untuk menghindari terjadinya penumpukkan kendaraan di ruang pemberhentian sepeda motor. Terlebih pada traffic light," ujar Kasat Lantas Polres Maros, AKP Amalia, Rabu, 22 Juli 2020.

Menurutnya, perubahan marka jalan ini untuk mendisiplinkan masyarakat tetap menjaga jarak. Sehingga pengendara motor khususnya bisa menjaga jarak antara pengendara satu dengan pengendara yang lain.

Modifikasi marka jalan ini tentunya untuk menghindari terjadinya penumpukkan kendaraan di ruang pemberhentian sepeda motor.

Apalagi Pandemi Covid-19 yang tak kunjung menunjukan tanda-tanda mereda sehingga dibutuhkan inovasi baru.

Baca juga:

"Untuk mendisiplinkan masyarakat tetap menerapkan sosial distancing, Satuan Lalu Lintas Polres Maros melakukan pengecetan marka jalan dengan mengatur jarak antar pengendara. Ini diperuntukkan bagi roda dua guna mengurangi potensi penyebaran Covid-19," ujarnya.

Dengan adanya perubahan marka jalan yang lebih mengatur posisi saat berhenti di traffic light, Amalia berharap masyarakat pengguna jalan utamanya roda dua bisa mematuhi marka henti jalan tersebut.

"Segala upaya untuk memutus mata rantai Covid-19 perlu kita patuhi. Ini bentuk upaya untuk memutus mata rantai Covid-19 yang perlu dipatuhi, makanya kami membuat salah satu inovasi seperti ini," jelasnya.

Salah seorang pengguna jalan Fadly mengatakan inovasi yang dilakukan ini merupakan hal yang baik. Apalagi di Maros saat ini kasus konfirmasi positif Corona masih terjadi setiap harinya sehingga dengan adanya pengaturan jarak saat berhenti di traffic light merupakan hal yang baik.

"Ini sangat menarik, karena biasanya saat berhenti di depan lampu merah memang terjadi penumpukan dan tanpa ada jarak. Kalau ada marka jalan seperti ini baik karena bisa menekan penyebaran virus Corona di jalan," ujarnya. []

Berita terkait
Delapan Rumah Warga Maros Terbakar
Delapan unit rumah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ludes terbakar.
Positif Corona di Maros Meningkat Drastis
Jumlah terkonfirmasi positif virus Corona di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan meningkat drastis. Ini rinciannya.
Warga Maros Bisa Beraktivitas di Makassar Tanpa Suket
Perwali yang mewajibkan warga yang masuk Makassar memiliki Suket, namun ini tidak berlaku untuk warga MAros dan Gowa. Ini alasannya.
0
Maros Terapkan Marka Jaga Jarak Khusus Sepeda Motor
Cegah penyebaran Covid-19, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Resort Maros melakukan perubahan marka jalan dengan penerapan jaga jarak.