UNTUK INDONESIA
Manfaat Pakai Tabir Surya di Wajah Selama New Normal
Era new normal ini, masyarakat banyak menghabiskan waktu di dalam rumah dibanding bepergian. Sehingga sangat disarankan untuk pakai tabir surya.
Ilustrasi Perempuan Natural. (Foto: Pixabay/Pexels)

Jakarta - Era new normal sekarang ini, masyarakat banyak menghabiskan waktu di dalam rumah dibanding dengan bepergian ke luar rumah. Meski begitu, jangan abaikan kesehatan kulit dengan tetap mengoleskan tabir surya setiap hari untuk melindungi wajah. 

Biasanya banyak yang selalu mengabaikan hal ini karena tak sedikit orang berpandangan di dalam rumah tidak terkena paparan sinar matahari. Padahal pandangan mereka salah. 

"Anda akan tetap terpapar sinar matahari yang menembus jendela. Anda juga sebaiknya memakai tabir surya meski cuaca sedang mendung. Paparan sinar matahari berlebihan menyebabkan efek buruk," kata dokter spesialis kulit Inneke Jane dalam Instagram Live Tetap Fit Saat Pandemi: Nyaman Berolahraga Outdoor dengan Kulit Terlindungi di akun Nivea, seperti yang diberitakan Antara beberapa waktu lalu.

Dokter Inneke juga menyarankan bagi Anda yang sering mengendarai mobil ketika cahaya matahari mulai menyengat juga harus mengoleskan tabir surya ke wajah. Walau kaca jendela mobil tertutup bukan berarti cahaya matahari tidak bisa menembus kulit wajah Anda. Jadi menghindari paparan sinar itu, ada baiknya Anda mengoleskan tabir surya untuk menjaga kulit. 

Sinar radiasi ultraviolet A (UVA) diketahui bisa menyebabkan penuaan dini jika kulit wajah terkena paparan sinar matahari tersebut. Selain itu juga bisa berisiko pada keriput dan flek hitam sehingga membuat kondisi kulit menjadi terlihat kusam. Keriput yang disebabkan oleh paparan UVA dengan keriput alami akibat penuaan itu sangat berbeda. 

"Lekukan keriput (akibat sinar matahari) lebih dalam," ujar Inneke.

Sinar matahari ultraviolet B (UVB) juga mampu membuat kesehatan kulit terganggu jika sudah terpapar dalam durasi yang lama. Tidak seperti UVA, hanya lima persen UVB yang sampai ke bumi, tapi efeknya tidak main-main. 

"Walau cuma sedikit, bisa menyebabkan kulit terbakar," ucapnya.

Dia mengingatkan untuk mengaplikasikan tabir surya ke kulit wajah setiap tiga hingga empat jam sehari. Pemilihan besaran kadar SPF (sun protection factor) tergantung dari aktivitas seseorang. 

Jika Anda berada di bawah sinar matahari dalam durasi yang lama tiap harinya, misalnya berlari atau bersepeda, Anda bisa memakai SPF yang memiliki kadar lebih tinggi. Sementara, bila aktivitas dengan paparan sinar matahari tidak terlalu lama, SPF 30 juga mampu melindungi kulit wajah.

Dokter Inneke mengakui perlu ada takaran yang tepat untuk mengaplikasikan tabir surya agar khasiatnya bisa Anda dapatkan. Jadi khusus di wajah, Anda bisa memakai dua gram per sentimeter persegi tabir surya dan sekitar dua ruas jari. Untuk seluruh tubuh, Anda perlu 30 cc atau sekitar dua sendok makan tabir surya. []

Baca juga:

Berita terkait
Cara Menjaga Kolagen Agar Kulit Awet Muda dan Cantik
Produksi kolagen dalam tubuh mempengaruhi kesehatan kulit agar tampak awet muda. Berikut beberapa cara guna menjaga produksi kolagen dalam tubuh.
Tips Mudah Meremajakan Kulit di Masa Pandemi
Kulit tampak seperti remaja tentu menjadi idaman setiap orang, untuk mewujudkannya ada berbagai cara mudah yang bisa dicoba. Ini penjelasannya.
Cara Mudah Mengatasi Kulit Wajah yang Mengelupas
Kulit wajah yang mengelupas tentu menjadi masalah yang mengganggu. Untuk mengatasinya, ada berbagai cara mudah agar kulit kembali normal.
0
Manfaat Pakai Tabir Surya di Wajah Selama New Normal
Era new normal ini, masyarakat banyak menghabiskan waktu di dalam rumah dibanding bepergian. Sehingga sangat disarankan untuk pakai tabir surya.