Maling Gasak Uang Milik Marbot Masjid di Yogyakarta

Aksi pencurian di Masjid Jami Al Inayah, Yogyakarta terekam CCTV. Sebelum kejadian, terduga pelaku beberapa kali terlihat di masjid.
Pelaku pencurian di Masjid Jami Al Inayah, Yogyakarta terekam CCTV. (Foto: Capture/Tagar/Evi Nur Afiah)

Yogyakarta - Aksi pencurian terjadi di Masjid Jami Al-Inayah, Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Sejumlah barang di masjid serta uang milik marbot bernama Hanif Muslim, 21 tahun raib digondol pencuri.

Selain uang, terduga pelaku juga membawa handphone Hanif. Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat, 4 Agustus 2020 sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat saya cek CCTV memang ada orang yang masuk ke kamar sekitar pukul 05.00 WIB.

“Saya bangun sekitar pukul 07.00 WIB dan kondisi kamar tempat menginap saya sudah berantakan. Kala itu saya langsung curiga telah terjadi sesuatu,” kata Hanif kepada wartawan saat dihubungi wartawan, Minggu, 6 September 2020.

Hanif menjelaskan bahwa handphone dan beberapa barang berharga seperti uang sebesar Rp400 ribu, tas, dompet beserta identitas miliknya raib di gondol maling. Terduga pelaku dapat leluasa mengambil barang-barang tersebut karena Hanif sedang tertidur pulas. 

Hanif kemudian mengecek rekaman CCTV yang terpasang di masjid. Dalam rekaman tersebut, Hanif melihat ada seorang pria masuk ke kamarnya dengan gelagat mencurigakan. Usai berselancar di dalam kamar Hanif, terduga pelaku keluar membawa tas miliknya.

"Saat saya cek CCTV memang ada orang yang masuk ke kamar sekitar pukul 05.00 WIB. Dia keluar membawa tas yang saya letakkan di dalam kamar," ujarnya.

Tak hanya barang milik Hanif, sejumlah barang milik masjid juga ikut dicuri. Hanif mengaku bahwa pintu kamarnya kala itu tidak dikunci lantaran sedang rusak dan belum sempat memperbaikinya.

"Pintu kamar memang rusak, saya hanya tutup saja. Biasanya jika ada orang masuk saya bisa mendengar. Tetapi malam kemarin saya tidak mendengar apapun," ujarnya.

Hasil rekaman CCTV yang ada di masjid terduga pelaku sebelumnya kerap terlihat di sekitar masjid pada Jumat, 28 Agustus 2020. Bahkan, beberapa hari terduga pelaku salat dan tidur di dekat kamar marbot.

Menurut pengakuan Hanif, ia sudah lama tinggal sendirian di kamar khusus marbot itu. Pasalnya, marbot masjid lainnya harus pulang sebab pandemi virus corona.

"Sudah beberapa malam tidur di serambi masjid. Dan tidurnya di dekat kamar marbot atau takmir menginap," tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kepolisian Sektir Gondokusuman, Komisaris Bonifasius Slamet membenarkan bahwa sudah ada laporan atas dugaan pencurian di dalam masjid Jami Al Inayah.

"Sudah ada yang melapor, korbannya diketahui penjaga masjid itu," katanya.

Pihaknya masih menyelidiki perkara tersebut. Meski pelaku kerap terlihat di CCTV milik masjid, petugas masih berupaya mengumpulkan sejumlah bukti dan petunjuk lain.[]

Berita terkait
Korsleting Listrik Bakar Rumah Nenek di Yogyakarta
Rumah nenek di Kota Yogyakarta habis terbakar. Tidak ada korban jiwa, kerugian material Rp 55 juta. Diduga penyebab hubungan arus pendek.
Viral Maling Beraksi di Proyek Bangunan di Sleman
Aksi pencurian di proyek pembangunan rumah huni di Sleman, viral di media sosial.
Terlilit Utang, Istri Siri di Sleman Otak Pencurian
Seorang perempuan berinisial PR, 32 tahun, warga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi otak pencurian akibat terlilit hutang.
0
APS Surabaya Gelar Demontrasi Protes Sistem PPDB
Sejumlah pelajar SMP di Surabaya yang tergabung dalam Aliansi Pelajar Surabaya (APS) akan menggelar demontrasi memprotes sistem PPDB 2021.