Malam Ini Gempa Magnitudo 4.9 SR Guncang Nias Selatan

Gempa tektonik dengan magnitudo M=4.9 SR dilaporkan mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa, 3 November 2020, pukul 23:52 WIB.
Analisis BMKG tentang gempa di Nias Selatan, Sumatera Utara, Rabu, 3 November 2020 dini hari. (Foto: Tagar/Dok BMKG)

Nias - Gempa tektonik dengan magnitudo M=4.9 SR dilaporkan mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa, 3 November 2020 sekitar pukul 23:52:30 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 0.19 LU dan 97.78 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada 42 Km Baratdaya Nias Selatan, pada kedalaman 15 Km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas penujaman lempeng indoaustralia di bawah lempeng eurasia," jelas Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet lewat keterangan tertulis diterima Tagar, Rabu, 4 November 2020.

Irwan menjelaskan guncangan gempa bumi ini dirasakan di Nias Selatan dengan kategori III MMI. Artinya, getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. 

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," tambahnya.

Kendati begitu, ditegaskan Irwan, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

"Hingga 4 November 2020, pukul 00:10 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," tambahnya.

Irwan meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dia juga merekomendasikan agar warga menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tulisnya.

BMKG meminta warga untuk tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," tutupnya.[]

Berita terkait
Mayoritas WNI Selamat dari Gempa Tsunami Yunani dan Turki
KBRI Ankara menyatakan sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa bumi bermagnitudo 7,1 M di wilayah Aegea, Turki.
Gempa Tsunami Yunani, BMKG Jelaskan Dampaknya ke Indonesia
Gempa tektonik mengguncang Yunani dan Turki, Jumat, 30 Oktober 2020. Analisis BMKG menunjukkan gempa ini tidak berdampak ke Indonesia.
14 Orang Tewas, 419 Korban Terluka Akibat Gempa Turki
Sedikitnya 14 orang tewas dan 419 lainnya luka-luka setelah gempa bumi dahsyat di Laut Aegea merobohkan bangunan di kota Izmir, Turki.
0
Politikus PDIP Jagokan Andika Perkasa Jadi Panglima TNI
Politisi PDIP Effendi Simbolon menjagokan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI mengantikan Hadi Tjahjanto.