UNTUK INDONESIA
Mahasiswa UNM Parepare Meninggal Gantung Diri
Taufik Hidayat (20) seorang mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) kampus V Parepare, ditemukan meninggal gantung diri, ini motifnya.
Kapala satuan Reserse Kriminal Polres Parepare, AKP Abdul Haris Nicolaus. (Foto: Tagar/Irsal Masudi)

Parepare -  Taufik Hidayat (20) seorang mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) kampus V Parepare ditemukan meninggal dunia dengan leher terikat tali, tergantung di dalam kamar kostnya di Jalan Jendral Sudirman, sabtu pukul 01.00 dini hari WITA.

Almarhum pertama kali ditemukan oleh temannya, Hepril Jayadi Randa (19), saat Hepril hendak mengganti pakaian di kamar Taufik Hidayat.

Kapala Satuan Reserse Kriminal Polres Parepare, AKP Abdul Haris Nicolaus mengatakan berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), almarhum diduga melakukan bunuh diri.

Di lihat dari kasat mata diluar dari analisa medis, ciri yang kami lihat di TKP indikasi kuatnya di duga gantung diri.

Dugaan tersebut menurut Abdul Haris, berdasarkan dari pengamatan di TKP di temukan adanya tanda-tanda, seperti adanya kotoran yang keluar dari alat vital dan lidah menjulur keluar.

"Itu yang ditemukan waktu olah TKP, tapi kita tunggu hasil visum dari dokter," tambahnya.

Sementara, salah seorang dosen Universitas Negeri Makassar Kampus V Parepare yang ditemui di kampus mengaku mengenal Taufik Hidayat sebagai mahasiswa jurusan Bahasa Inggris.

"Saya sempat mengajar dia. Pada saat perkuliahan sempat saya mau coret namanya karena sudah jarang masuk," ujar dosen yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, almarhum telah menjalani kuliah selama 4 semester, untuk semester ini, pada Minggu pertama sampai Minggu ke 4 dia rajin masuk. Tapi setelah itu tidak pernah lagi masuk.

"Baru muncul lagi di kampus Minggu ke delapan sampai sekarang, sampai kabar kematiannya terdengar," tambahnya.

Saat ditanya terkait motif kasus dugaan bunuh diri tersebut, pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun kata dia, ada indikasi persoalan pribadi dengan keluarga.

"Dengar-dengar itu persoalan pribadi tapi saya tidak tau pasti motifnya," akunya

Pihak Universitas Negeri Makassar Kampus V Parepare turut berduka cita atas meninggalnya salah satu mahasiswanya itu. "Tentu kita turut berduka, almarhum sudah di bawa ke kampung halamannya dan beberapa dosen dan teman kelasnya ikut mengantar jenazah," tutupnya.

Baca juga

Berita terkait
0
Mutu Pendidikan di Sumbar Diklaim Masih Kurang
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat menilai mutu pendidikan di Sumbar masih kurang.