UNTUK INDONESIA
Mahasiswa Demo Disambut Kawat Duri dan Polisi di DPRD Sumut
Mahasiswa demo di DPRD Sumut. Selain mengkritik Jokowi, juga meminta Gubernur Edy Rahmayadi mau ikut mereka menolak UU Cipta Kerja.
Massa ketika melakukan aksi unjuk rasa di depan dedung DPRD Sumut. (Foto: Tagar/Reza Pahlevi)

Medan - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa, 20 Oktober 2020.

Dalam aksi ini mereka mengkritik Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Maruf Amin, di mana setahun dalam kepemimpinan keduanya tidak menunjukkan sesuatu yang baik bagi masyarakat.

Tuntutan massa yang paling utama adalah menolak disahkannya Undang-undang Omnibus Law. 

Di saat melakukan orasi, massa dihadapkan dengan puluhan petugas kepolisian dan kawat berduri.

Kami juga menegaskan kepada Bapak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, agar ikut sepakat menolak UU Omnibus Law

"Aksi ini kami tegaskan untuk menolak UU Omnibus Law dan refleksi satu tahun pemerintahan Jokowi. Hari ini tepatnya setahun kepemimpinan Jokowi dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Kami meminta ke depan kepemimpinannya bisa menghasilkan kebijakan yang baik untuk rakyat," kata Ketua KAMMI Kabupaten Deli Serdang Hendra Boang Manalu.

Mahasiswa ini juga menuntut pemerintah fokus menangani Covid-19 dan mendesak dihentikannya kriminalisasi terhadap aktivis.

"Kami juga menegaskan kepada Bapak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, agar ikut sepakat menolak UU Omnibus Law," ungkapnya.

Anggota DPRD Sumut dari PKB Zeira Salim Ritonga menerima massa aksi. Ketetapan dia sedang giliran piket.

"Seluruh aspirasi dari massa, akan saya sampaikan kepada pimpinan. Aspirasi ini akan kami kawal terus," terangnya.[]

Berita terkait
Kata Anggota DPRD Sumut dari Demokrat soal Isu PAW Dirinya
Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat yang tidak menghadiri atau menyambut aksi demo UU Cipa Kerja disebut bakal dicopot.
Polda Sumut Tangkap Provokator Demo Anarkis Lukai Polisi
Polda Sumatera Utara menangkap dalang atau provokator saat demonstrasi tolak omnibus law di Kabupaten Batubara yang berakhir rusuh.
Demo Rusuh Medan, Akbar Sumut Kritik Deteksi Dini Polisi
Tim advokasi hukum Akbar Sumut menilai aksi unjuk rasa rusuh di Medan tidak terjadi jika polisi mendeteksi dengan cepat.
0
Perhatian! Puncak Bogor Berlakukan Contraflow saat Libur Panjang
Mengantisipasi membludaknya jalur menuju Puncak Bogor, polisi akan menerapkan contraflow saat libur panjang.