UNTUK INDONESIA
Madrid Vs Sevilla, Peluang Lengserkan Barcelona
Real Madrid berpeluang merebut posisi puncak klasemen La Liga Spanyol yang dikuasai Barcelona. Namun, mereka harus raih poin saat lawan Sevilla.
Real Madrid kembali menjalani latihan menjelang laga melawan Sevilla di La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu 18 Januari 2020. Bila menang, Madrid akan merebut kembali posisi puncak klasemen. (Foto: realmadrid.com)

Jakarta - Real Madrid berpeluang merebut kembali posisi puncak klasemen La Liga Spanyol yang saat ini dikuasai Barcelona. Syaratnya, Madrid harus meraih poin saat menjamu Sevilla di laga home di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu 19 Januari 2020. Hasil imbang memang sudah bisa menjadikan Madrid melengserkan Barca. 

Madrid dan Barca bersaing ketat dan saling menjatuhkan. Terakhir, Madrid berhasil menyamai perolehan poin Barca setelah menang 3-0 atas Getafe. Sementara, Barca kehilangan poin gara-gara ditahan rival satu kota, Espanyol 2-2. 

Kini, kedua tim sama-sama mengantongi poin 40. Hanya Madrid kalah selisih gol sehingga berada di peringkat dua. Bila menang atau bahkan ditahan Sevilla, mereka bakal merebut posisi puncak untuk sementara waktu. Pasalnya Barca baru akan bertanding melawan Granada di Stadion Nou Camp pada Minggu atau Senin 20 Januari 2020 dini hari WIB. 

Kami tahu bagaimana harus bertahan dan kemudian menekan lawan. Itulah mengapa kami harus berkonsentrasi di level tertinggi di setiap pertandingan

Peluang Madrid melengserkan Barca memang sangat terbuka. Dengan mentalitas yang kian kuat dan kepercayaan diri yang tinggi setelah memenangi Supercopa de Espana, Madrid diunggulkan mampu mengatasi Sevilla. 

Ya, keberhasilan memenangi Supercopa telah mendongkrak kepercayaan diri Madrid. Apalagi, mereka menunjukkan konsistensinya. Selama lima laga terakhir di berbagai kompetisi, Los Merengues tak terkalahkan. Termasuk menahan Barca 0-0 dalam El Clasico di Nou Camp. 

Menurut AS, Sevilla akan memberikan guard of honor kepada pemain Madrid yang memenangi Supercopa de Espana. Tradisi guard of honor diberikan kepada tim yang memenangi trofi yang dilakukan sebelum pertandingan. 

Duel tersebut menjadi kian menarik karena menandai kembalinya pelatih Sevilla Julen Lopetegui ke Madrid. Lopetegui, sebelumnya, merupakan pelatih tim nasional Spanyol yang diberhentikan hanya beberapa saat sebelum dimulainya Piala Dunia 2018. 

Real MadridPemain sayap Real Madrid Gareth Bale (kiri) berpeluang bisa dimainkan saat menghadapi Sevilla di pertandingan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu 18 Januari 2020. Bale absen saat Madrid berlaga di Supercopa de Espana di Arab Saudi. (Foto: realmadrid.com)

Gara-garanya, dia dinilai melanggar etika karena mengumumkan akan menangani Madrid setelah berakhirnya Piala Dunia. Pernyataan itu berujung pada pemecatan dan federasi sepak bola Spanyol langsung menunjuk asistennya Fernando Hierro sebagai pelatih kepala. 

Spanyol pun gagal total di Rusia. Bagaimana dengan Lopetegui? Pelatih berusia 53 ini pun tak sukses di Madrid. Dirinya hanya bertahan selama 138 hari dan dipecat setelah Madrid dihajar Barca 5-1 di El Clasico. Posisi Lopetegui digantikan Zinedine Zidane dan kini mereka berdua bakal adu strategi memenangkan laga di Bernabeu. 

Meski gagal di Madrid, namun Lopetegui justru meraih sukses di Sevilla. Dirinya membawa Los Nervionenses ke peringkat empat dengan poin 35. Sama dengan Atletico Madrid yang menduduki posisi tiga. 

Madrid Kehilangan Federico Valverde

Di laga tersebut, Madrid kehilangan bek Federico Valverde yang terkena larangan bermain setelah dikartu merah di final Supercopa de Espana. Bek Uruguay ini diusir wasit setelah menjegal dari belakang striker Atletico Morata. 

Selain Valverde, pemain depan Eden Hazard juga belum bisa dimainkan karena menjalani proses pemulihan. Namun pemain sayap Gareth Bale berpeluang kembali tampil. Pemain asal Wales ini absen di Supercopa de Espana karena sakit. 

Meski tanpa Valverde, Madrid tetap optimistis menghadapi laga tersebut. Menurut bek Raphael Varane tim harus tetap fokus pada laga tersebut. 

"Kami tahu bagaimana harus bertahan dan kemudian menekan lawan. Itulah mengapa kami harus berkonsentrasi di level tertinggi di setiap pertandingan," kata Varane. 

Di bawah asuhan Zidane, Madrid sukses membangun pertahanan yang solid. Bahkan Los Blancos tercatat paling sedikit kebobolan musim ini. 

Mereka baru kemasukan 12 gol. Ini tentu membuat pemain depan Sevilla harus bekerja keras menembus pertahanan tuan rumah di laga ini. []

Berita terkait
Madrid Vs Atletico, Valverde Absen Lawan Sevilla
Kartu merah yang diterima pemain Real Madrid Fede Valverde di final Supercopa de Espana berlaku di La Liga Spanyol. Dia pun absen lawan Sevilla.
Real Madrid Raih Supercopa Lewat Adu Penalti
Real Madrid meraih Supercopa de Espana atau Piala Super Spanyol setelah di final mengalahkan Atletico Madrid 4-1 lewat adu penalti.
Taklukkan Valencia, Real Madrid ke Final Supercopa
Real Madrid menaklukkan Valencia 3-1 di laga semifinal Supercopa de Espana atau Piala Super Spanyol. Madrid pun melaju ke final.
0
Buruh Bangunan di Makassar Tewas Terjatuh
Seorang pekerja bangunan tewas bersimbah darah setelah terjatuh dari lantai tiga bangunan yang sementara dikerjakan di Makassar.