UNTUK INDONESIA
Lokasi Maut di Sleman, Tiga Meninggal Tabrak Pohon
Dalam dua hari terjadi kecelakaan beruntun di Sleman, tiga orang meninggal. Pengendara diminta waspada.
Lokasi kecelakaan di Jalan Palagan, Dusun Wonorejo, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. (Foto: Istimewa)

Sleman - Kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam kurun waktu dua hari, Jalan Palagan, Dusun Wonorejo, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, mamakan tiga nyawa pengendara sepeda motor.

Seorang pengguna media sosial dengan akun Facebook Ragil Suryo Raharjo mengatakan bahwa dirinya yang telah mengurus korban kecelakaan tersebut selama dua hari ini.

Menurut penuturannya kepada Tagar, pada Minggu, 13 September 2020 terjadi kecelakaan tunggal di Kilometer 9 sekitar pukul 03.15 WIB. Pengendara yang berjumlah dua pria muda itu menabrak sebuah pohon dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Belum hilang bau anyir darah korban yang tewas sebelumnya, kecelakaan kembali terjadi. Pada Senin, 14 September 2020 sekitar pukul 04.00 WIB. Lokasi kejadian tak jauh dengan peristiwa pertama yang jaraknya hanya 100 meter, korban pengendara lain juga tewas di lokasi kejadian. Ironisnya, ketiga korban tewas setelah menabrak pohon yang ada di wilayah sekitar.

Kebetulan saya orang sini. Tiga orang tewas setelah menabrak pohon

“Iya betul dua hari ini saya menolong korban kecelakaan tunggal di Jalan Palagan. Kebetulan saya orang sini. Tiga orang tewas setelah menabrak pohon,” kata Ragil kepada Tagar dihubungi melalui pesan singkat, pada Senin, 14 September 2020.

Ragil mengatakan bahwa jalanan tersebut merupakan Jalur sepi dan lurus. Tidak heran jika Pengendara kerap melaju dengan kecepatan cepat. Hal tersebut bisa menjadi faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas apalagi jalanan tersebut kurangnya lampu penerangan.

Dalam postingan Yang dibagikan Ragil bertulis :

Kembali laka tunggal dan MD korban laki laki umur kisaran 25 tahun tinggi kisaran 158 cm tanpa identitas menggunakan motor Suzuki Smash AB 5154 KQ, TKP di Jl. Palagan KM 9 utara TKP yang MD 2 semalam (semalam di selatan TKP jara 100 meteran juga laka tunggal MD 2 orang).

Dua dinihari berturut turut mengurus korban kecelakaan di Jalan depan kampung (Jalan Palagan Km 9). Minggu dinihari laka tunggal nabrak pohon 2 orang anak berusia 15 dan 16 tahun harus meregang nyawan di jalan dan 1 anak luka ringan (mereka boncengan tiga).

Baru saja laka tunggal dan kembali menabrak pohon TKP dengan yang minggu hanya berjarak +/- 100 meter (yang hari minggu barat jalan selatan kampung yang baru saja timur jalan utara kampung) korban sendirian tanpa identitas langsung tewas di tempat (korban pemuda usia 25an tahun tinggi 158an cm mengendarai Suzuki Smash AB 5154 KQ).

Seingat saya udah lebih dari 10 orang yang meninggal di jalan depan kampung, jalan yang lurus halus dan gelap saat malam hari. Selalu hati hati jika berkendara, kalo anda punya anak usia remaja jangan boleh naik motor jika belum saatnya. Pembunuh nomer satu di Indonesia bukanlah penyakit, tapi kerasnya jalan raya.

Kecelakaan di SlemanLokasi kecelakaan di Jalan Palagan, Dusun Wonorejo, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. (Foto: Istimewa)

Dikonfirmasi terpisah, kepala satuan lalu lintas Polres Sleman Ajun Komisaris Polisi Mega Tetuko membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Iya betul ada kecelakaan tunggal yang menewaskan pengendara tersebut. Kejadian Laka Lantas terjadi pada Senin , 14 September 2020 sekira jam 04.00 WIB,” kata AKP Mega Tetuko saat dikonfirmasi wartawan.

Korban adalah Arif Andy Kurniawan, 19 tahun warga Dusun Blekik, Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Korban mengalami cidera kepala dan kaki kiri patah.

Sebelumnya juga terjadi Laka tunggal yang menewaskan dua pengendara sepeda motor.

Peristiwa bermula saat korban berkendara menggunakan sepeda motor Suzuki dengan nomor polisi AB 5154 KQ. Kala itu korban melaju dari arah utara Ke arah selatan dengan kecepatan sedang.

Sampai di tempat kejadian perkara, dimungkinkan pengemudi tidak konsentrasi sehingga oleng ke kiri menabrak pohon yang berada ditepi jalan sebelah timur hingga terjatuh. “Sebelumnya juga terjadi Laka tunggal yang menewaskan dua pengendara sepeda motor,” ujar Mega.

AKP Mega mengimbau kepada para pengendara agar selalu berhari-hati saat berkendara. Jangan sampai kejadian serupa menimpa pengendara lain. “Pengendara harap berhari-hati. Kalau di jalan, masyarakat bisa saja jadi korba atau malah yang membahayakan orang lain. Jadi Kehati-hatiannya harus di tingkatkan lagi,” kata Mega. []

Berita terkait
Warga Bantul Meninggal Kecelakaan di Kota Yogyakarta
Warga Bantul usia remaja meninggal setelah terlibat kecelakaan di Jalan Kusumanegara Kota Yogyakarta.
Kecelakaan, Wanita Kulon Progo Diduga Korban Jambret
Polres Kulon Progo masih belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap korban karena masih belum sadarkan diri usai mengalami kecelakaan.
Kakek Meninggal Kecelakaan Tunggal di Kulon Progo
Seorang kakek berusia 72 tahun meninggal dunia setelah kecelakaan tunggal di Kulon Progo.
0
DPR: Penerapan AKB di Rembang Belum Sesuai Harapan
Anggota Komisi XI DPR RI Edy Wuryanto menyebut warga Kabupaten Rembang kurangnya pengetahuan tentang protokol kesehatan