Lockdown di Melbourne Mulai 27 Mei 2021 Sampai 3 Juni 2021

Selama tujuh hari mulai 27 Mei 2021 sampai 3 Juni 2021 Melbourne, Australia, kembali lakukan lockdown hanya ada 5 alasan untuk keluar rumah
Pemerintah Victoria, Australia, kembali memberlakukan lockdown di Melbourne dan seluruh negara bagian mulai Kamis, 27 Mei 2021, malam (Foto: abc.net.au/indonesian - ABC News/John Graham)

Jakarta - Pemerintah Victoria, Australia, mengumumkan lockdown selama tujuh hari sebagai upaya menekan penularan wabah baru virus corona. Setelah hampir beberapa bulan tidak mencatat kasus penularan lokal, kini Melbourne memiliki 26 kasus positif.

Jumlah keseluruhan kasus Covid-19 aktif di Victoria hingga hari Kamis, 27 Mei 2021, yaitu 34 kasus, termasuk 8 kasus yang berada dalam karantina hotel. Salah satu kasus kini berada dalam perawatan intensif di rumah sakit dan menggunakan ventilator.

Pelaksana tugas Menteri Utama Victoria, James Merlino, mengatakan pelacakan kontak telah mengidentifikasi sekitar 10.000 kontak primer dan sekunder terkait dengan wabah tersebut.

seorang perempuanSeorang perempuan dan dua anak berjalan di bawah Harbour Bridge, Sydney, Australia, Selasa, 6 April 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Lockdown kali ini akan berlaku mulai Kamis, 27 Mei 2021, tengah malam sampai 3 Juni 2021 mendatang.

Lima alasan keluar rumah yang diperbolehkan, yaitu:

  1. Berbelanja kebutuhan pokok
  2. Pekerjaan dan pendidikan yang mendapatkan izin
  3. Berolahraga, maksimal 2 jam, diperbolehkan bersama 1 orang lainnya
  4. Mengasuh, menjaga, dan alasan medis
  5. Untuk melakukan vaksinasi

Ketentuan pemakaian masker di luar rumah kembali diwajibkan. Warga juga harus membatasi lkegiatan olahraga dan belanja mereka dalam jarak 5 kilometer dari rumah masing-masing.

Merlino menjelaskan virus telah menular dengan cepat sehingga pemerintah tak punya pilihan selain melakukan lockdown.

"Pada hari terakhir, kami menemukan banyak bukti bahwa ini jenis virus yang sangat menular, varian yang penularannya lebih cepat," kata Merlino.

"Jarak waktu antara tertular virus ini dan menularkannya ke orang lain lebih pendek daripada varian sebelumnya. Rata-rata hanya satu lebih," ujar Merlino.

Tanpa lockdown, menurut Merlino, penularan virus kali ini akan semakin tidak terkendali.

Pejabat tertinggi bidang medis Victoria, Profesor Brett Sutton, menjelaskan semua kasus yang baru didiagnosis saling terkait. "Kami mengetahui di mana penularan telah terjadi," ujar Prof Sutton.

"Ada tempat kerja yang telah diidentifikasi. Yang lainnya adalah rumah dari orang terkait," kata Prof Sutton.

Setelah beberapa hari diketahui adanya penularan lokal, kini jumlah kasusnya mencapai 26, termasuk 11 kasus yang ditemukan pada hari Rabu.

Lokasi yang terpapar penularan semakin bertambah, termasuk kafe dan sejumlah usaha di daerah tenggara Melbourne dan Mornington Peninsula. Lokasi penularan sebelumnya sebagian besar tersebar di daerah utara dan barat kota Melbourne.

Pakar epidemiologi, Dr Nancy Baxter, menjelaskan bahwa klub olahraga, restoran, dan pusat-pusat kebugaran dikhawatirkan sebagai lokasi penularan, setelah melacak pergerakan orang-orang yang belakangan diketahui positif.

Kapasitas tes Covid-19 terus ditingkatkan di seluruh negara bagian Victoria seiring dengan bertambahnya lokasi penularan yang telah berdampak pada puluhan ribu orang.

wisatawan sidnyePara wisatawan berjalan-jalan di sekitar kawasan cafe populer di Sydney, Australia, 6 April 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Sebanyak 40.411 tes Covid-19 telah dilakukan sepanjang hari Rabu, 26 Mei 2021.

Jumlah ini mendekati rekor tes tertinggi di Victoria sejak pandemi, setelah 41.000 tes pada 9 Agustus 2020 dan 42.000 tes pada 26 Juli 2020.

Pejabat tertinggi bidang medis negara bagian Victoria Brett Sutton menyatakan faktor-faktor yang akan mempengaruhi pengambilan keputusan lockdown, mencakup jumlah kasus baru, jumlah dan jenis lokasi penularan, serta berapa lama mereka berada di lokasi tersebut.

Pembatasan yang kembali diterapkan, yaitu:

  • Tak boleh menerima tamu kecuali anggota keluarga sendiri.
  • Bila tinggal sendiri, diperbolehkan menerima satu orang kerabat.
  • Pertemuan publik tak dibolehkan.
  • Restoran, pub, kafe hanya boleh melayani take away.
  • Toko kebutuhan pokok, supermarket, toko makanan, pompa bensin, bank, farmasi, penjual minuman, boleh menyediakan click and collect.
  • Penitipan anak dan TK akan tetap buka dengan pembatasanPertandingan olahraga boleh berlangsung tanpa penonton
  • Sekolah akan kembali belajar daring, kecuali bagi yang rentan dan anak-anak dari pekerja esensial
  • Perkuliahan akan dilakukan secara daring.
  • Hotel, klub, kasino tidak boleh bukaTempat hiburan dalam dan luar ruang, kolam renang, spa, sauna, bioskop drive in, taman bermain, galeri, museum, pelelangan, tur dan wisata semuanya dilarang
  • Panti jompo tidak boleh menerima tamu kecuali dengan alasan ketat
  • Tak boleh mebesuk ke rumah sakit kecuali untuk pasien yang meninggal, pasien melahirkan, atau mendapingi anak.
  • Acara pemakaman maksimal boleh dihadiri 10 orang
  • Acara pernikahan tidak dibolehkan.
  • Kegiatan keagamaan tidak dibolehkan kecuali maksimal 5 orang dan disiarkan secara daring (Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News)/abc.net.au/indonesian. []
Berita terkait
Warga Australia Merasa Aman dari Covid-19, Enggan Vaksinasi
Asosiasi dokter di Australia khawatir ada warga yang merasa aman dari Covid-19 sehingga tidak termotivasi untuk vaksinasi.
Pandemi Corona Picu Diskriminasi Anti-China di Australia
Satu dari lima orang China di Australia mengatakan bahwa mereka telah diancam atau diserang secara fisik terkait dengan pandemi virus corona
Peserta Australian Open Diminta Ikut Aturan Karantina Corona
Sudah 10 petenis terdeteksi positif virus corona (Covid-19), pemerintah Victoria minta agar peserta Australian Open ikuti aturan soal karantina
0
Kemendag Teken Kerja Sama Pemberdayaan UMKM dengan Accor, BNI, dan Pemprov DKI
Kemendag kembali menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendorong pemberdayaan UMKM dengan grup perhotelan Accor, BNI & Pemprov DKI.