UNTUK INDONESIA
Libur Lebaran, Wisata Air di Sulsel Rawan Droplet
Ahli Epidemiologi Universitas Hasanuddin mengingatkan kepada warga Sulsel untuk berhati-hati saat liburan di waterboom atapun wisata pantai.
Akibat virua corona tempat wisata di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan di tutup sementara waktu. (Foto: Tagar/Aan Febriansyah)

Maros - Momen libur Idul Adha, membuat masyarakat menghabiskan waktu berlibur di tempat wisata. Tempat wisata yang umum didatangi oleh masyarakat adalah seperti waterboom dan wisata laut.

Ahli Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Ridwan Amiruddin menyebut liburan di masa pandemi seperti saat ini masih rawan penularan Covid-19.

Pengelola tempat usaha harus memasang rambu protokol kesehatan, mengatur jaga jarak dan tetap mengenakan masker menjadi hal utama dalam melakukan penekanan penyebaran virus.

"Berwisata di tempat wisata air masih sangat rawan terjadi penyebaran virus. Peluang droplet bisa ada di mana-mana," ujar Prof Ridwan, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Menurut Ridwan, keputusan pemerintah yang mulai membuka kegiatan ekonomi perlu mempertimbangkan penerapan protokol secara ketat. Pengelola juga harus memastikan masyarakat yang datang untuk berwisata patuh dengan protokol kesehatan yang diterapkan.

Baca juga:

"Pengelola tempat usaha harus memasang rambu protokol kesehatan, mengatur jaga jarak dan tetap mengenakan masker menjadi hal utama dalam melakukan penekanan penyebaran virus," kata Ridwan.

Jika masyarakat tetap ingin melakukan wisata selama masa pandemi virus corona atau covid-19, Ridwan menyarakan untuk masyarakat lebih selektif dalam memilih tempat liburan. Selain itu juga, untuk pergi berlibur sebaiknya mencari waktu yang pas agar tidak ramai.

"Mencoba untuk memilih tempat hiburan yang tidak terlalu ramai dan kerumunan orang. Tetap menjaga jarak, dan wajib menggunakan masker," tuturnya.

Diketahui hingga Jumat, 31 Juli 2020 jumlah kasus terkonfirmasi virus corona di Sulawesi Selatan sudah menyentuh angka 9.422 orang. 

Dengan jumlah ini juga menempatkan Sulsel sebagai provinsi dengan kasus corona terbanyak di luar Jawa, sekaligus tertinggi ke empat setelah Jawa Timur, 22.089 kasus, DKI Jakarta 21.399 kasus dan Jawa Tengah 9.516 kasus. []

Berita terkait
Nikmatnya Santapan Burasa dan Sop Konro Makassar
Sop konro dan burasa dua makanan yang menjadi favorit bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.
Lezatnya Toppa Lada Olahan Daging Sapi Khas Sulsel
Toppa Lada sering disajikan umumnya pada waktu-waktu acara tertentu di rumah. Misalnya jika ada hajatan, pernikahan, khitanan maupun akikah.
Gubernur Sulsel Lebaran di Kabupaten Jeneponto
Gubernur Sulawesi Selatan lebaran di Kabupaten Jeneponto. Pada kesempatan itu juga Nurdin menyerahkan sapi kurban dari Presiden Jokowi.
0
Libur Lebaran, Wisata Air di Sulsel Rawan Droplet
Ahli Epidemiologi Universitas Hasanuddin mengingatkan kepada warga Sulsel untuk berhati-hati saat liburan di waterboom atapun wisata pantai.