UNTUK INDONESIA
Lamborghini Terbakar di Surabaya Belum Bayar Pajak
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho juga menyebutkan Lamborghini yang terbakar tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi.
Kapolrestabes Surabaya, Sandi Nugroho memastkan Persebaya bisa main di GBT. (Foto: Tagar/Haris D Susanto)

Surabaya - Kasus mobil Lamborghini yang terbakar di Surabaya masih terus berlanjut. Kali ini berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kendaraan mewah tersebut menggunakan surat-surat palsu.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho membenarkan kalau mobil sport itu tak dilengkapi dengan surat-surat resmi. Bahkan surat jalan seperti BPKB dan STNK diduga dipalsukan.

"Yang pasti dia suratnya hanya surat keterangan, itu pun juga diragukan asli atau tidak," kata Sandi saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya, Jumat 13 Desember 2019.

Sementara itu, Sandi juga menjelaskan, pemilik mobil Lamborghini tersebut juga sampai saat ini tidak membayar pajak. Apalagi nominal pajak mobil seperti itu cukup tinggi, karena masuk kategori mobil mewah.

Yang pasti dia suratnya hanya surat keterangan, itu pun juga diragukan asli atau tidak.

"Kewajibannya dia membayar pajak juga tak dilaksanakan. Nah ini yang kita fokuskan, karena nominalnya kalau dia bayar pajak pasti tinggi," tambah Sandi.

Untuk saat ini kata Sandi, pihaknya masih mengumpulkan saksi-saksi supaya bisa dimintai keterangan. Sementara informasinya, pemilik mobil juga tengah berada di luar negeri.

"Beberapa saksi masih dikumpulkan supaya nanti punya informasi yang utuh. Karena ini merupakan bagian dari penyelidikan reserse Polda juga yang mengembangkan kasus serupa," ujar dia.

Selain itu, Sandi juga meminta waktu untuk memperdalam kasus ini, agar bisa mengungkap kebenaran terkait kejelasan identitas mobil tersebut, serta siapa sebetulnya pemilik asli mobil Lamborghini.

"Maka dari itu kami mohon waktunya nanti biar kita bisa perdalam lagi supaya bisa kerjakan kasus mobil Lamborghini tersebut. Kami cek lagi untuk masalah itu, yang jelas itu pajak mobil mewah," ucap Sandi.

Sebelumnya, Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil sport merek Lamborghini bernomor polisi L 568 WX tiba-tiba mengeluarkan asap di Jalan Mayjen Sungkono pada Minggu 8 Desember siang. Kejadian itu pun menjadi viral di media sosial.

Hingga kini mobil Lamborghini tersebut juga masih berada di Polrestabes Surabaya hingga kasus tersebut benar-benar tuntas. []

Berita terkait
Lamborghini Terbakar di Surabaya Diamankan Polisi
Mobil Lamborghini dengan nomor polisi L 568 WX kemarin sudah berada di Polrestabes Surabaya untuk menjalani penyelidikan.
Polisi Periksa Lamborghini Terbakar di Surabaya
Polda Jatim mempertanyakan legalitas Lamborghini yang terbakar di Surabaya, seperti terkait kepemilikan STNK dan BPKB.
Jumlah Penderita Katarak di Jatim Lampaui Nasional
Masih tingginya angka penderita katarak di Jatim membuat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membentuk Komite Mata Daerah (Komatda).
0
Meski Corona, Garuda Melayani Penerbangan ke Korsel
Direktur Utama Garuda Indonesia rfan Setiaputra mengatakan layanan operasional penerbangan dari dan menuju Incheon, Korsel masih dibuka.