Waskita Karya

Korem 011/Lilawangsa Aceh Terapkan Pertanian Organik

Penguatan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, Korem 011/LW Aceh terapkan pertanian organik dukung program Liliwangsa Produktif
Korem 011/Lilawangsa, Aceh, terapkan pertanian organik dukung Program Lilawangsa Produktif tingkatkan ketahanan pangan nasional. Percontohan di Desa Alue Bali Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Aceh (Foto: Tagar/Dok. Korem 011/Lilawangsa)

Aceh Utara – Di masa pandemi Covid-19 ini Korem 011/Lilawangsa, Aceh, menerapkan eco farming (pertanian ekologis disebut juga pertanian organik untuk pertanian yang berkelanjutan) di program Lilawangsa Produktif untuk penguatan ketahanan pangan masyarakat.

Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Sumirating Baskoro, mengatakan pertanian menjadi salah satu perhatian serius pihak Kodam Iskandar Muda, Aceh, karena merupakan kebutuhan dasar utama masyarakat sekaligus salah satu sektor yang tetap tumbuh di era pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Danrem menilai penguatan ketahanan pangan bukan hanya dari hasil yang meningkat, akan tetapi juga mencakup ketersediaan pangan yang berkelanjutan, bergizi, aman dan bermutu serta selaras dengan kelestarian lingkungan.

eco farming liliwangsa2Pasiter Wanwil Rem 011/LW, Aceh, Mayor Inf Jailani (tengah) menyerahkan pupuk cair alami kepada warga untuk pertumbuhan tanaman padi, di Desa Alue Bali Rayeuk, Kec Baktiya, Kab Aceh Utara, Aceh (Foto: Tagar/Dok. Korem 011/Lilawangsa)

Korem 011/Lilawangsa sendiri dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, mencoba melakukan pertanian organik dalam program Lilawangsa Produktif.

Saat ini telah dicoba penanaman padi seluas 1 hektare, dengan sistem pertanian organik, di Desa Alue Bali Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Menurut Danrem Baskoro, 14 Juni 2021, hal ini sekaligus sebagai contoh kepada masyarakat dalam meningkatkan penghasilan petani untuk mewujudkan ketahanan pangan, “Namun, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar Danrem Baskoro.

Pertanian organik pada program Lilawangsa Produktif menggunakan varietas bibit padi jenis Recor 450 dengan usia 105 hari setelah semai dan memakai pupuk cair alami (organik).

eco farming liliwangsa3Korem 011/Lilawangsa, Aceh, terapkan pertanian organic dukung Program Lilawangsa Produktif tingkatkan ketahanan pangan nasional. Petani menaman padi di Desa Alue Bali Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Aceh (Foto: Tagar/Dok. Korem 011/Lilawangsa)

Lebih lanjut Danrem mengatakan, dalam program pertanian organik Lilawangsa Produktif ini, selain pertanian padi, akan dicoba untuk mengembangkan berbagai jenis tanaman hortikultura seperti jagung dan sayur-mayur, berdampingan dengan budidaya perikanan dengan sistem bioflok.

Dalam kaitan dengan ketahanan pangan ini, Korem 011/Lilawangsa melalui para Babinsa pun akan terus memberikan pendampingan kepada masyarakat dan kelompok tani di daerah tugasnya masing-masing, “Seperti yang telah dilakukan selama ini agar hasil pertanian masyarakat bisa terus melimpah,” ujar Danrem Baskoro dengan penuh harap (laung). []

Berita terkait
Menteri Pertanian: Tanah di Aceh Subur dan Punya Potensi
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo mengatakan Aceh memiliki potensi untuk mengembangkan sektor pertanian.
0
Korem 011/Lilawangsa Aceh Terapkan Pertanian Organik
Penguatan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, Korem 011/LW Aceh terapkan pertanian organik dukung program Liliwangsa Produktif