UNTUK INDONESIA

Korban Sriwijaya Air, Kapten Afwan Pernah Bertugas di TNI AU

Sementara itu, identitas pilot yang sekaligus menjadi korban dari pesawat Sriwijaya SJ 182 diketahui adalah Kapten Afwan.
Captain Afwan. (Foto: Tagar/tangkapan layar Youtube)

Jakarta - Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 jatuh pada Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB. Pesawat membawa puluhan orang terdiri atas penumpang dewasa, anak-anak, dan bayi.

Berdasarkan data Flight Radar, pesawat Sriwijaya Air tersebut hilang kontak sekitar empat menit setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta, dan tak ada komunikasi saat berada di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Sementara itu, identitas pilot yang sekaligus menjadi korban dari pesawat Sriwijaya SJ 182 diketahui adalah Kapten Afwan.

Diketahui ternyata Kapten Afwan merupakan mantan personel TNI AU. Menurut informasi yang didapat, ia merupakan anggota TNI AU pada 1987 - 1998.

Kapten Afwan saat masih menjadi perwira biasa bertugas di Skadron Udara 4 serta Skadron Udara 31.

Baca juga: Rajin Shalat, Sosok Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ 182

Skadron Udara 4 adalah satuan udara angkut ringan yang berada di bawah jajaran Wing Udara 2, Komando Operasi Angkatan Udara II yang bernaung di bawah Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur.

Skadron 31 adalah satuan di bawah kendali Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma yang bertugas sebagai skadron angkut berat.

Baik orangnya santun, rajin salat, kalau libur pasti selalu ke masjid

Dikutip dari Instagram dengan akun @dreamcoid pada Senin, 11 Januari 2021, kerabat Kapten Afwan mengatakan, pada Sabtu, 9 Januari 2021, sang pilot berangkat dengan tergesa-gesa dan menggunakan baju yang tidak disetrika.

Sebelum berangkat, pilot yang mengemudikan pesawat SJ 182 itu pun mengucapkan permintaan maaf pada istrinya. Bahkan setelah sampai di bandara, Kapten Afwan juga melakukan video call kepada anaknya.

Terungkap pula Kapten Afwan, dikenal rajin salat di lingkungan tinggalnya di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Sriwijaya Air dan Capung Jatuh Ramalan Mbah Bejo Semarang

"Baik orangnya santun, rajin salat, kalau libur pasti selalu ke masjid," ungkap Ketua RT setempat, Agus Pramudibyo, Sabtu, 9 Januari 2021 malam.

Menurutnya, Kapten Afwan yang juga sempat menjadi bendahara masjid dan mantan ketua RT setempat, sering memberi tausiah dalam setiap kegiatan keagamaan di lingkungan komplek.

"Beliau sering ngisi tausiah di arisan RT, ataupun kalau ada kegiatan-kegiatan di lingkungan perumahan sini," terang Agus.

Ia menyebutkan bahwa meski Kapten Afwan belum ber-KTP Bogor, tapi ia sudah tinggal di RT 01/10 Perumahan BCE, Kabupaten Bogor sejak 10 tahun silam.

Ia diketahui tinggal bersama seorang istri dan tiga anak. Paling sulung masih duduk di bangku kelas 1 SMP, dan paling bungsu masih duduk di bangku TK.[Anita]

Berita terkait
Sriwijaya Air dan Capung Jatuh Ramalan Mbah Bejo Semarang
Mbah Bejo, tokoh spritual Semarang jauh hari sudah menyebut bakal ada pesawat jatuh di 2021. Ia mengistilahkan pesawat dengan sebutan capung.
Sri Sultan HB X Tidak Ada di Daftar Penerima Vaksinasi Perdana
Yogyakarta rencananya memulai vaksinasi Sinovac. Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X tidak terdaftar menjadi peserta.
Analisis Pun Sebatas Spekulasi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182
Berita dan ulasan tentang penyebab kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak tanggal 9 Januari 2021 sejauh ini hanya spekulasi
0
Menteri Siti: Rehabilitasi Mangrove Kritis Dilakukan
Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, dari luas lahan Mangrove kritis 637 ribu hektar, sudah dilakukan rehabilitasi seluas 17 ribu hektar 2020.