Kontroversi dan 3 Fakta Perayaan No Bra Day Tiap 13 Oktober

Setiap tahunnya pada tanggal 13 Oktober diperingati sebagai perayaan No Bra Day atau Hari Tanpa Beha.
Ilustrasi Bra. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta - Setiap tahunnya pada tanggal 13 Oktober diperingati sebagai perayaan No Bra Day atau Hari Tanpa Beha. Perayaan itu disebut-sebut sebagai kampanye terhadap bahaya kanker payudara.

Kampanye tersebut juga tak lepas dari kontroversi. Banyak silang pendapat tentang apa hubungannya melepas bra dengan kanker payudara. Akhirnya tak sedikit juga yang penasaran dengan No Bra Day.

Menjawab rasa penasaran Tagarians, berikut fakta-fakta perayaaan No Bra Day:

1. Pertama kali dimulai

Hingga saat ini belum ada literasi pasti yang membuktikan kapan pertama kali tradisi No Bra Day digelar. Meski begitu, sejak 2011 kampanye tersebut telah berlangsung di Amerika Serikat.

Kampanye yang membawa pesan positif akan bahaya kanker payudara itu lantas direspons banyak orang. Hingga akhirnya meluas di media sosial hingga dirayakan di seluruh penjuru dunia.

Asbes PayudaraIlustrasi. sakit pada bagian dada. (Foto: Pixabay)

2. Tidak ada benang merah lepas bra dan kanker payudara

Seiring dirayakannya No Bra Day, mitos memakai bra berkontribusi terhadap timbulnya kanker payudara berkembang. Studi medis akhirnya menjawab.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 dan dirilis jurnal Cancer Epidemiology menyebutkan, tidak ada kaitannya melepas bra dengan kanker payudara.

Ilustrasi braIlustrasi bra. (Foto: Freepik)

3. Mengundang kontroversi

Kampanye No Bra Day kerap memicu perdebatan. Pasalnya melepas bra dengan kanker payudara tidak memiliki benang merah secara langsung. Dari perayaan ini, tak sedikit publik malah menganggap kampanye kanker payudara berbau sensual.

Di media sosial misalnya, ketika kampanye No Bra Day berlangsung pada tanggal 13 Oktober, banyak foto atau video perempuan melepas bra yang diunggah warganet dibandingkan pesan yang diangkat dari kampanye berkaitan kepedulian terhadap bahaya kanker payudara tersebut.

4. Manfaat sehat No Bra Day

Penggunaan bra yang ketat bisa memicu lambatnya sirkulasi darah. Karena bra akan menempel pada kulit sehingga otot-otot tidak bisa bergerak dengan leluasa.

Dalam perayaan No Bra Day, Anda dapat mencegahnya. Lepas bra Anda saat berkegiatan di rumah atau menjelang tidur misalnya, supaya membuat aliran darah menjadi lancar.

Bagi Anda yang merayakan No Bra Day, jangan lupa juga melakukan metode praktis dan efektif deteksi dini kanker payudara, yaitu SADARI (Periksa Payudara Sendiri). 

(Peringatan konten dewasa khusus 18+. Materi yang dibaca bermuatan konten dewasa, hanya untuk yang cukup umur.)


Berita terkait
Ladies, Lepas Bra saat Tidur dan Rasakan 5 Manfaat Sehatnya
Di tengah mitos memicu kanker payudara, ternyata tidur tanpa bra banyak manfaatnya lho.
5 Manfaat Nonton Film saat Stres, Nomor 3 Bikin Laper
Bisa dilakukan sendiri karena manfaatnya seperti terapi stres. Siapa sangka aktivitas itu bernama nonton film.
Bisa Dilakukan di Rumah, 3 Aktivitas Gym Ini Kecilkan Perut
Gym menjadi lokasi untuk mewujudkan mimpi mengecilkan perut. Akan tetapi, ada latihan pembentukan tubuh yang bisa dilakukan rumah lho.
0
Pemprov DKI Bangun Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Mending Bangun Tugu Ojek Online
Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengatakan, sebaiknya Pemprov DKI Jakarta membuat tugu ojek online ketimbang tugu sepeda.