Kondisi Anggota TNI Polri Dibacok di Luwu Timur Kritis

Begini kondisi TNI Polri yang dibacok pria di Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan.
Dua korban pembacokan saat berada di rumah sakit. (Foto: Tagar/Ist)

Luwu Timur - Kondisi anggota TNI dan Polri yang menjadi korban pembacokan oleh Riska, 37 tahun di Dusun Tarengge Timur, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dikabarkan dalam kondisi kritis.

Korban Serka, Ismail Kareng, 41 tahun Babinsa Kodim Wotu dan Bripka Satriadi Laga Saputra, 35 tahun, Kanit Provost Polsek Wotu, kondisinya saat ini kritis sementara mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lagaligo Wotu.

Iya kedua korban dalam kondisi kritis. Sementara perawatan di rumah sakit.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Indratmoko menuturkan bahwa kondisi korban saat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi sadar.

"Iya kedua korban dalam kondisi kritis. Sementara perawatan di rumah sakit," kata AKBP Indratmoko, Senin 5 Oktober 2020.

Sementara itu, lanjut mantan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit jika kedua korban akan di rujuk ke Makassar untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih baik lagi.

Sertu Ismail Kareng mengalami luka terbuka bagian leher belakang sebelah kiri dibawah telinga dengan panjang luka 12 cm sedalam 5 cm. Sedangkan, Bripka Satriadi Laga Saputra, mengalami luka terbuka pada pergelangan tangan sebelah kanan dan luka terbuka pada kaki sebelah kanan akibat tebasan parang pelaku.

"Kalau soal kedua korban dirujuk ke Makassar nanti dikomunikasikan lebih dulu dengan pihak rumah sakit. Apakah dirujuk atau tidak," ungkapnya.

Hingga saat ini, Serka Ismail Kareng dan Bripka Satriadi Laga Saputra masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Lagaligo Wotu.

"Semoga kondisi kedua korban segera stabil kembali," ucapnya.

Sebelumnya, seorang pria di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, ditembak mati pihak kepolisian, setelah menebas anggota TNI Polri dengan menggunakan senjata tajam jenis parang hingga dilarikan ke rumah sakit, Senin 5 Oktober 2020.

Kejadian itu bermula, ketika pelaku Rizka, 34 tahun warga Dusun Tarengge Timur, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, menyerang anggota Koramil Wotu dan Polsek Wotu sehingga keduanya mengalami luka tebas di beberapa bagian di tubuhnya.

Akibatnya kejadian itu, personel kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut langsung melumpuhkan Riska hingga jatuh tersungkur dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa tidak dapat diselamatkan. []

Berita terkait
Petani di Bone Sulsel Dibacok Teman Sendiri, Ini Penyebabnya
Seorang petani bernama La Nuhu Bin Muh Gasing dibacok temannya sendiri. Ini kronologi pembacokan tersebut
Aksi Brutal Klitih di Sleman, Korban Dibacok Senjata Tajam
Aksi klitih terjadi di Sleman. Korban mengalami luka berat setelah dibacok dengan senjata tajam. Korban kini masih dirawat RS Sardjito Yogyakarta.
Polisi Cari Geng Motor Pelaku Pembacokan di Pesanggrahan
Polisi tengah menyelidiki kasus pembacokan terhadap dua pria di sebuah warung makan di Bintaro Permai.
0
Politikus PDIP Jagokan Andika Perkasa Jadi Panglima TNI
Politisi PDIP Effendi Simbolon menjagokan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI mengantikan Hadi Tjahjanto.