UNTUK INDONESIA
Kisah Salah Tulis Cek Sejarah Berdirinya Google
Sejarah berdirinya Google, karya Larry Page dan Sergey Brin. Mereka belajar teknik komputer di Universitas Stanford, AS, pada 1995.
Duo pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. (Foto: CNBC)

Jakarta - Pendiri Google adalah dua mahasiswa, yaitu Larry Page dan Sergey Brin. Mereka belajar teknik komputer di Universitas Stanford, Amerika Serikat (AS) pada 1995.

Sejarah berdirinya mesin pencari terbesar di dunia yang awalnya bernama Googol sebelum resmi berganti nama menjadi Google. Mereka tidak menyadari bahwa karya yang didirikan pada 04 September 1998 itu akan mengubah peradaban dunia.

Kisahnya dimulai pada 1998, Yahoo dan American Online (AOL) sudah menjadi mesin perambah, penyedia email, berita dan ramalan cuaca. Kedua mesin pencari itu sudah meraup untung besar-besaran dari bisnis dunia maya yang kala itu masih tabu di kalangan masyarakat.

Melihat fenomena tersebut, Larry dan Sergey kemudian melakukan proyek membuat mesin pencari untuk kampusnya.

Setelah melakukan proses penelitian dan pembuatan, maka lahirlah mesin perambah dunia maya yang diberi nama BackRub.

Setelah selesai, mereka sepakat mengganti nama BackRub menjadi Googol. Googol merupakan istilah matematika untuk angka satu yang diikuti oleh 100 angka nol. Nama itu diambil untuk menjelaskan misi Googol sebagai gudang informasi tak terbatas di internet.

Dari sinilah Larry dan Sergey mulai sedikit menyadari jika Googol dapat berguna lebih banyak kemaslahatan umat manusia. Lantas, mereka mencari investor demi mendanai proyek Googol.

Larry Page dan Sergey BrinDuo pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. (Foto: Business Insider)

Salah Tulis Cek

Mereka mencari investor sembari melakukan demo manfaat dari Googol tapi belum ada yang mau mendanai. Tiba saatnya mereka mendemokan Googol kepada Andy Bechtolsheim dari Sun Microsystems.

Andy tertarik dan memutuskan untuk mendanai Googol. Cek senilai 100.000 dolar AS dillayangkan kepada Larry dan Sergey untuk mengembangkan Googol.

Namun, Andy salah tulis di dalam cek, dia malah menulis Google bukan Googol.

Larry dan Sergey awalnya juga bingung dan akhirnya menerima saja nama Googol diubah secara tak sengaja menjadi Google.

Garasi mobil di Menlo Park, California, AS, menjadi kantor pertama perusahaan ini. Sejak saat itu Google berkembang sangat pesat dengan alamat web Google.com.

Tidak perlu waktu lama bagi Google menunjukkan taringnya untuk menyaingi raksasa dunia maya Microsoft dan berhasil menendang Yahoo serta AOL dari jalur persaingan.

Kini, Google menjadi mesin perambah terbesar dunia membawa Larry dan Sergey menjadi miliarder kelas atas.

Baca juga:

Berita terkait
0
Saran KPK ke Jokowi-DPR Soal Eks Koruptor ke Pilkada
KPK menilai harusnya Presiden Jokowi dan DPR bersinergi membuat UU soal eks koruptor maju dalam Pilkada.