Jakarta - Kirana Larasati diprediksi maju ke Senayan dalam Pileg 2019, dengan perolehan dukungan suara 32.475 suara. Ia mewakili Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) di dapil Jawa Barat 1.

"Bila berdasarkan suara Kirana tidak lolos. Namun, bila ada penggelembungan suara kemungkinan bisa masuk," ucap Ir Eriko Sotarduga BPS, Wakil Sekjend PDI Perjuangan.

Kirana Larasati Hanafiah atau akrab disapa Kirana Larasati yang lahir di Jakarta, 29 Agustus 1987 itu, sudah sejak lama dilirik oleh beberapa partai untuk terjun ke panggung politik. Namun, ibu satu orang anak itu kerap menolak, karena merasa politik itu kotor dan cuma jadi alat untuk meraih kekuasaan semata.

Paradigma memudar saat Jokowi berhasil memimpin Solo sebagai wali kota. Sosok ayah Kaesang Pangarep itu dinilai memberikan sentuhan kemanusiaan kepada politik, sehingga tidak terlihat hanya mengejar kekuasaan. Sejak saat itu, memutuskan untuk terjun ke politik lewat Pileg 2019 dan bergabung di PDI Perjuangan.

Sebelumnya, wanita usia 31 tahun itu dikenal masyarakat sebagai pesinetron. Sinetron pertama yang diperankannya adalah Tunjuk Satu Bintang pada 2002. 

Selanjutnya, Kirana kemudian dibanjiri tawaran untuk memainkan peran seperti Hati di Pucuk Sekali, Itukan Cinta, Kawin Gantung, Kehormatan dua, Sweet Seventeen, Jangan Berhenti Mencintaiku, Habibi dan Habibah, Kurindu Jiwaku, Titipan Ilahi dan puluhan sinetron lainnya.

Kirana sempat dinobatkan sebagai duta artis pemberantas narkoba, setelah ramai dibicarakan sebagai pengguna narkoba pada 2012. []

Baca juga: