UNTUK INDONESIA
Kepala BRI di Binjai Gelapkan Uang Rp 6 Miliar
Kepala Bank Rakyat Indonesia Unit Sudirman Kota Binjai, Sumatera Utara, AIM menjadi tersangka kasus penyelewengan uang.
AIM (pakai kacamata) saat digelandang ke Lapas Klas 2 A Binjai. (Foto: Tagar/Jufri Pangaribuan)

Binjai - Kepala Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Sudirman Kota Binjai, Sumatera Utara, AIM menjadi tersangka kasus penyelewengan uang operasional BRI.

Setelah menjalani pemeriksaan di Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Binjai, AIM langsung dijebloskan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas 2 A Binjai.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai, Victor Antonius Sidabutar menyatakan perbuatan AIM merugikan Negara dalam hal ini BRI mencapai Rp 6 milliar.

Perbuatan AIM bermula saat menjadi Kepala Unit BRI Kwala Begumit, Kabupaten Langkat. AIM menggunakan uang operasional BRI sebanyak Rp 1,6 miliar.

Benar. Kita sudah terima penitipan AIM dari pihak kejaksaan

Seluruh uang tersebut, kata Kajari, digunakan AIM menanam saham bisnis emas online. Beberapa bulan kemudian, tersangka bergeser menjabat Kepala Unit BRI Sudirman Binjai.

"Tidak lama, AIM menjadi kepala unit (BRI) Sudirman (Binjai)," kata Victor, Kamis 12 September 2019.

Setelah menjadi Kepala Unit BRI Sudirman, AIM kembali mengambil uang operasional BRI sebanyak Rp 1 miliar. 

"Selama menjabat kepala di dua unit BRI, AIM menggunakan uang operasional sebanyak Rp 2,6 miliar," tambah mantan Kajari Kuala Tungkal, Jambi itu.

Tidak hanya menggunakan uang operasional BRI saja. AIM pun membuat kredit fiktif jenis cash collateral (kredit dengan jaminan deposito) dan overboking dari titipan persekot utang internal BRI ke rekening pribadinya.

Jumlah uang pinjaman kredit fiktif yang diambil AIM, tambah mantan Kasubdit Tipikor Jampidsus Kejagung RI, itu sebanyak Rp 3,4 miliar.

Kepala Lapas Klas 2 A Binjai, Maju Siburian membenarkan kalau AIM telah dititipkan di lapas. "Benar. Kita sudah terima penitipan AIM dari pihak kejaksaan," ujar Kalapas. []

Berita terkait
Mertua Anggota DPRD Binjai Dibacok Pakai Parang
Ismed, 59 Tahun, mertua Anggota DPRD terpilih Kota Binjai, dibacok pegawainya menggunakan parang saat berada di ruang kerja.
Sidang Tuntutan PNS Binjai Pembawa Sabu di Dalam BH
PNS Selundupkan narkoba jenis sabu di Binjai, dituntut hukuamn penjara 13 tahun.
Anggota TNI Diduga Terlibat Mengoplos LPG di Binjai
Seorang personel TNI AD yang bertugas di POM AD, Kota Medan, diselidiki lantaran diduga terlibat dalam kasus pengoplosan elpiji subsidi.
0
Dosen UNS Ciptakan Alat Bantu Nafas Menangkal Asap
Dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, membuat alat bantu pernafasan menangkal paparan asap akibat kebakaran hutan.
Babi di Masjid