Kepala BNN Petrus Reinhard Golose Gelorakan Tagline War on Drugs

Kepala BNN RI, Petrus Reinhard Golose menyampaikan upaya penanggulangan narkoba kepada DPR dengan tagline baru, War on Drugs.
Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose. (Foto:Tagar/Humas BNN)

Jakarta - Kepala BNN RI, Petrus Reinhard Golose menghadiri kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk yang pertama kalinya dengan Komisi III DPR RI, Kamis, 18 Maret 2021.  

Dalam kesempatan ini, Kepala BNN menyampaikan bahwa upaya penanggulangan narkoba harus dilakukan secara holistik baik dengan hard power melalui pemberantasan dan soft power melalui pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi, serta smart power melalui pengembangan IT.

Dengan tagline baru, yaitu War on Drugs, Kepala BNN menegaskan bahwa perang melawan narkoba masih dalam bingkai human right, dan sesuai koridor penegakkan hukum yang profesional dan proporsional.

Masalah infrastruktur itu penting, tapi dengan kondisi saat ini, Kita tetap akan bekerja maksimal sesuai dengan anggaran yang ada dan sesuai dengan pengabdian Kita dalam rangka mengeliminir penyalahgunaan dan peredaran narkoba....

Kepala BNN menjelaskan, dalam rangka perang melawan narkoba, arah kebijakan yang diambilnya adalah Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang profesional, peningkatan lembaga rehabilitasi, pemberdayaan ketahanan masyarakat terhadap kejahatan narkotika, dan peningkatan sinergitas dengan pemangku kepentingan di level nasional, regional dan internasional.

Sebagai implementasi dari P4GN, Petrus memaparkan sejumlah program baik dari sisi pencegahan seperti desa bersinar, hingga langkah pemberantasan seperti interdiksi terpadu. Dalam perspektif Kepala BNN, semua upaya yang dilakukan harus dari hulu ke hilir secara simultan.

Selain itu, Kepala BNN juga menyoroti tentang permasalahan lapas yang dipenuhi dengan kasus narkoba. Data menyebutkan, lebih dari 70% penghuni lapas itu berasal dari tindak pidana narkoba. Oleh sebab itulah, perlu upaya yang serius agar para pengguna itu direhabilitasi baik medis maupun sosial.

Terkait infrastruktur yang dimiliki BNN, Jenderal bintang tiga ini mengungkapkan jika dibandingkan dengan negara lain, pada dasarnya BNN sudah lumayan. Meski begitu, tantangan yang dihadapi sangat kompleks seperti masuknya narkoba dari berbagai jalur laut. Oleh sebab itulah, peningkatan infrastruktur terutama teknologi sangat diperlukan.

“Masalah infrastruktur itu penting, tapi dengan kondisi saat ini, Kita tetap akan bekerja maksimal sesuai dengan anggaran yang ada dan sesuai dengan pengabdian Kita dalam rangka mengeliminir penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” tutur Kepala BNN berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tagar, Jumat, 19 Maret 2021.

Terkait hal tersebut, para anggota Komisi III menyampaikan dukungannya kepada Kepala BNN untuk melakukan berbagai terobosan dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. 

Seperti disampaikan salah satu anggota Komisi III, yaitu Arteria Dahlan, bahwa figur Dr. Petrus R. Golose adalah tokoh penting yang punya reputasi tinggi, sehingga Kepala BNN yang baru ini diharapkan langsung tancap gas untuk melakukan upaya penanggulangan narkoba dengan tegas. []

Berita terkait
BNN RI Harapkan Peserta Seleksi Miliki Terobosan Kreatif
Kepala BNN menekankan pentingnya penilaian ide atau terobosan peserta seleksi yang perlu dipedomani oleh jajarannya maupun Pansel eksternal.
Ikatan Motor Indonesia Siap Dukung BNN Perang Lawan Narkoba
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia Bambang Soesatyo mengatakan bahwa pihaknya siap melawan Narkoba.
Rehabilitasi BNN Gratis, Efektif, Efisien, dan Tidak Sulit
Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Budiyono, MARS menegaskan bahwa rehabilitasi di BNN gratis, efektif, efisien dan tidak sulit.
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.